
PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Kota Padang merencanakan peningkatan fasilitas dan pembangunan terminal angkutan kota (angkot) sebagai bagian dari program revitalisasi Pasar Raya Padang.
Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih tertata, nyaman, serta mendukung kelancaran aktivitas perdagangan dan transportasi masyarakat.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan pembangunan terminal angkot menjadi salah satu fokus utama dalam penataan kawasan Pasar Raya.
Keberadaan terminal dinilai penting untuk mengatur pergerakan angkutan umum sekaligus memberikan kenyamanan bagi penumpang dan pengemudi. Hal itu disampaikan Fadly usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Padang, Senin (15/6).
Menurutnya, terminal yang akan dibangun nantinya dirancang dengan mengedepankan fungsi pelayanan transportasi yang layak dan representatif.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran arus keluar masuk angkot serta memudahkan masyarakat mengakses berbagai titik di kawasan Pasar Raya.
“Terminal harus layak, harus lapang, harus nyaman. Karena terminal ini merupakan infrastruktur perhubungan yang berfungsi melayani masyarakat dan angkutan umum,” ujar Fadly.
Ia menjelaskan, pembangunan terminal akan dibarengi dengan peningkatan fasilitas pendukung di sekitarnya. Pemerintah Kota Padang berencana memperbaiki akses pejalan kaki dari terminal menuju pusat-pusat perdagangan di Pasar Raya.
Perbaikan tersebut meliputi penataan dan pembangunan trotoar, jalan setapak, ruang terbuka hijau, serta kawasan pedestrian yang lebih nyaman bagi pengunjung. Selain itu, lingkungan sekitar pasar juga akan ditata agar lebih bersih, rapi, dan teduh.
“Dari terminal menuju titik-titik yang dikunjungi masyarakat harus nyaman. Jalannya kita perbaiki, trotoarnya kita perbaiki, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di Pasar Raya,” katanya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




