
PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Kota Padang menyiapkan 17 rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan berlangsung pada 6–10 Agustus 2026. Berbagai agenda tersebut dipusatkan di kawasan Kota Tua Batang Arau, Pantai Cimpago, dan Youth Center dengan mengusung tema “Taste of Padang Experience, Road to Gastronomy City.”
Ketua Panitia Pelaksana HJK Kota Padang, Corri Saidan, mengatakan tema yang diangkat tahun ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendorong pengakuan Kota Padang sebagai Kota Gastronomi UNESCO melalui penguatan sektor kuliner, budaya, dan pariwisata.
“Lebih kurang ada 17 rangkaian kegiatan yang akan kita laksanakan mulai 6 sampai 10 Agustus 2026,” ujar Corri, Jumat (17/7).
Ia menjelaskan, rangkaian perayaan akan dibuka pada 6 Agustus dengan Seminar Pendidikan, Waste Management Symposium, serta kegiatan budaya Telong-Telong yang digelar pada malam hari.
Selanjutnya, pada 7 Agustus, kegiatan diawali dengan Sidang Paripurna DPRD Kota Padang sebagai agenda resmi peringatan hari jadi kota. Setelah itu, masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti aksi bersih-bersih sungai, penanaman pohon, peresmian jembatan, serta perlombaan Selaju Sampan di kawasan Seberang Padang.
Pada malam harinya, Padang Bajamba Festival akan menjadi salah satu agenda unggulan yang dipusatkan di Youth Center. Festival tersebut menghadirkan tradisi makan bajamba dengan aneka kuliner khas Minangkabau dan diikuti sekitar 500 tamu undangan dari kementerian, pemerintah daerah, komunitas, hingga tamu mancanegara.
“Pada kegiatan Makan Bajamba nanti akan disajikan berbagai menu andalan khas Minang yang akan dinikmati tamu dari kementerian, daerah lain, komunitas, serta tamu mancanegara,” kata Corri.
Memasuki 8 Agustus, sejumlah agenda akan berlanjut, termasuk Padang Gastronomy Market yang menjadi etalase kuliner khas Kota Padang. Selain itu, masyarakat juga dapat mengikuti Gowes Siti Nurbaya dengan rute dari Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga menuju Pantai Cimpago.
Pada hari yang sama juga digelar donor darah, pelayanan kesehatan di puskesmas, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya. Sementara pada malam hari, Padang Harmoni Festival akan menampilkan pertunjukan seni budaya multi-etnik yang mencerminkan keberagaman masyarakat Kota Padang.
Menurut Corri, festival tersebut akan memperlihatkan kolaborasi seni budaya Minangkabau dengan berbagai etnis lain yang telah lama hidup berdampingan di Kota Padang.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




