MK Tolak Gugatan Nofi-Yulfadri, Epyardi-JFK Paslon Terpilih

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pasangan calon bupati dan wakil bupati Solok Nofi Candra dan Yulfadri Nurdin dalam sidang putusan sengketa Pilkada Kabupaten Solok 2020, Senin (22/3/2021).

Dengan demikian, maka Epyardi Asda-Jon Firman Pandu (JFK) yang diusung koalisi Gerindra dan PAN itu, tetap sebagai pasangan calon (paslon) pemenang Pilkada Solok 2020.

KPU menyatakan putusan MK tentang perkara perselisihan hasil pemilihan bupati Solok Nomor 77/PHP.BUP-XIX/2021 itu final dan mengikat.

“Kami telah mendengarkan langsung putusan MK, bahwa gugatan pasangan Nofi Candra-Yulfadri ditolak. Keputusan itu final dan mengikat,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Solok, Defil, saat dihubungi Padang Ekspres, Senin (22/3/2021).

Dengan demikian, kata Defil, pasangan Epyardi Asda-Jon Firman Pandu akan segera ditetapkan sebagai paslon terpilih Pilkada Solok 2020.

“Seluruh rangkaian (sengketa Pilkada) telah selesai, tidak ada banding karena itu (putusan) sudah final. Sesuai aturan penetapan pasangan terpilih akan digelar selambat-lambatnya akan digelar 5 hari setelah putusan MK. Saat ini kami sedang rapat internal penyusunan jadwal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ekos Albar Masuk Radar Wawako Padang, Begini Tanggapan Andre Rosiade

Sebelumnya, Pasangan Nofi Chandra-Yulfadri Nurdin memasukkan permohonan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) ke Mahkamah Konstitusi (MK) RI. Gugatan tersebut diajukan pasangan tersebut secara online pada 20 Desember 2020, atas ketidakpuasan pasangan ini terhadap hasil pilkada yang ditetapkan KPU Solok.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara hasil Pilkada Solok 2020, pasangan nomor urut 1, Nofi Candra-Yulfadri Nurdin meraih 58.811 suara, sedangkan pasangan nomor urut 2 Epyardi Asda-Jon Firman Pandu yang memperoleh 59.625 suara dan pasangan nomor urut 3, Desra Ediwan Anan Tanur-Adli memperoleh 28.490 suara dan pasangan nomor urut 4, Iriadi Dt. Tumanggung-Agus Syahdeman meraih 22.048 suara.

Total suara sah dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok sekitar 168.974. Sementara suara tidak sah mencapai 6.980. Total suara keseluruhan 175.954, atau hanya 65,38 persen dari jumlah DPT.(frk)

Previous articlePLN Perpanjang Stimulus Listrik Periode April-Juni 2021
Next articleSemen Padang Serahkan Kontainer Bak Sampah untuk Masjid Raya Sumbar