
PADEK.JAWAPOS.COM -- Forum Wali Nagari (Forwana) Kabupaten Pasaman menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IV sekaligus Rapat Kerja (Raker) Forwana Kabupaten Pasaman bertemat di Cafe dan Resto Terapung Sungai Sariak, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Rabu (10/6).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Pasaman Parulian, Sekretaris Daerah Yudesri, Asisten I, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tenaga Ahli (TA) Pendamping Desa, Camat Panti, pengurus Forwana, serta seluruh wali nagari se-Kabupaten Pasaman.
Ketua Forwana Kabupaten Pasaman, Antoni, mengatakan bahwa Muswil dan Raker menjadi agenda rutin organisasi yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sebagai wadah mempererat silaturahmi antarwali nagari sekaligus sarana berbagi pengalaman, berdiskusi, dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan pemerintahan nagari.
“Perkembangan zaman bergerak begitu cepat. Karena itu, wali nagari harus terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam menjalankan pemerintahan nagari,” ujar Antoni.
Menurutnya, Muswil IV kali ini mengangkat sejumlah materi strategis, di antaranya tata kelola pemerintahan nagari, tata kelola keuangan nagari, evaluasi Dana Desa Tahun 2026, kebijakan pemerintah daerah, hingga pembahasan tunjangan dan purna bakti wali nagari.
Antoni menyebutkan bahwa tugas wali nagari sangat berat karena harus melayani masyarakat hampir 24 jam dalam sehari. Selain itu, para wali nagari juga berasal dari berbagai latar belakang profesi yang berbeda sebelum menjabat sebagai kepala pemerintahan nagari.
Ia juga menyampaikan dukungan penuh dari 62 nagari di Kabupaten Pasaman terhadap berbagai program unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis, dan ambulans gratis aerta program lainnya.
“Masyarakat Paaaman menyambut positif program-program yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Kami berharap Bupati dan Wakil Bupati dapat mewujudkan visi misi Pemkab Pasaman yakni, terwujudnya Pasaman Bangkit yang Berkarakter, maju dan Berkelanjutan,” katanya.
Lebih lanjut Antoni menjelaskan, sebagai bentuk dukungan terhadap visi dan misi daerah, pemerintah nagari juga telah mengalokasikan kemampuan keuangan nagari untuk menjalankan sejumlah program yang sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah, seperti bantuan pakaian gratis, program rumah tidak layak huni (RTLH), dan berbagai program sosial lainnya.
Ia menambahkan, hasil-hasil pembahasan dalam Muswil dan Raker tersebut nantinya akan dituangkan dalam bentuk notulen sebagai bahan tindak lanjut bersama.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




