Mitra Gojek Berusia 60 Tahun ke Atas Dibantu Paket Sembako

Pembagian sembako kepada mitra Gojek berusia 60 tahun ke atas, Selasa (31/3). (foto: Gojek)

Seiring makin meluasnya dampak pandemi virus korona (Covid-19), Gojek terus menguatkan upayanya membantu para mitra driver untuk memastikan keberlangsungan mata pencaharian di tengah penurunan aktivitas masyarakat.

Pada 24 Maret lalu, Gojek telah menggalang Dana Bantuan Mitra Gojek senilai Rp100 miliar, yang terkumpul dari donasi jajaran manajemen senior Gojek sebesar 25 persen gaji tahunan mereka serta pengalihan anggaran kenaikan gaji tahunan karyawan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Gojek memiliki dua belas program atau inisiatif yang beberapa di antaranya akan dikelola dengan menggunakan Dana Bantuan Mitra Gojek.

“Dua belas program ini mencakup tiga area utama yang paling berdampak bagi keberlangsungan hidup mitra driver Gojek, yaitu penyediaan layanan kesehatan, ringankan beban biaya harian, dan bantuan pendapatan,” kata Co-CEO Gojek Kevin Aluwi.

Menurutnya, mitra driver Gojek kini menghadapi banyak ketidakpastian sehingga diharapkannya upaya-upaya yang telah dilakukan ini bisa membantu mengurangi kecemasan mereka terhadap masa depan.

“Selama bertahun-tahun, Gojek telah memberdayakan begitu banyak mitra dengan memberikan mereka peluang untuk memperoleh penghasilan. Kini, ketika kemampuan mereka untuk memperoleh penghasilan terkena dampak negatif pandemik virus korona, maka kami berupaya sekuatnya membantu mereka,” jelas Kevin.

Fokus Gojek saat ini tidak hanya menjalankan program yang sudah ada, tapi terus menemukan berbagai cara lain untuk dapat semakin meringankan beban mitra drivernya.

“Selain itu, kami berharap pembentukan Yayasan Anak Bangsa Bisa yang telah diprakarsai oleh Andre akan meluncurkan lebih banyak inisiatif lagi untuk membantu mendukung ekosistem kita selama masa-masa yang sangat sulit
ini,” tambahnya.

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo menambahkan, seluruh inisiatif ini dirancang sedemikian rupa agar dapat mencakup area-area kritis yang paling berdampak terhadap mitra driver di saat masyarakat berjuang melalui krisis pandemi saat ini.

“Tim kami terus bekerja keras siang-malam menjalankan berbagai program buat mitra driver kami. Meskipun kami butuh waktu untuk memastikan seluruh program terimplementasi menyeluruh di tengah keterbatasan persediaan dan ditetapkannya jaga jarak sosial (social distancing) untuk meminimalkan risiko penularan Covid-19,” katanya.

Salah satu upaya Gojek di masa pandemi Covid-19, dalam bentuk pembagian sembako kepada mitra yang sudah gaek atau berusia 60 ke atas di kota-kota utama termasuk Padang, Medan dan Pekanbaru, Selasa (31/3).

Salah seorang penerima bantuan adalah Hermanto, 63, pensiunan BUMN yang sudah bergabung sebagai mitra Gojek sejak dua tahun lalu.

“Sebelum (pandemi) korona, biasanya pagi sudah keluar. Sekarang, saya standby menunggu orderan di rumah. Jadi tidak terlalu sering di luar,” jelas pria asal Kota Padang ini.

Ia berharap pandemi segera berakhir agar bisa kembali beraktivitas seperti sediakala.

Aksi Gojek membagikan sembako dinilainya sangat bagus dan membantu driver yang terkendala dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini karena orderan berkurang.

Sebelumnya, Gojek Padang melengkapi ratusan mitra GoRide dan GoCar dengan masker, antiseptik dan vitamin. Baik mitra yang datang ke kantor ataupun dengan pembagian ke posko-posko mitra di Padang dan sekitarnya. Pembagian dilakukan secara bertahap sejak Senin (23/3). (rel/esg)