Komandan Satuan TNI mesti Rajin Silaturahmi, Aqua: Dahsyat Hasilnya

39

Para komandan di kesatuan TNI dan istrinya agar rajin melaksanakan silaturahmi. Hal itu harus dilakukan secara konsisten karena manfaatnya besar sekali, baik bagi pribadi,  satuan yang dipimpinnya, maupun para anggota dan keluarganya.

Hal itu disampaikan Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana saat Sharing Komunikasi dan Motivasi di depan sekitar 120 peserta Apel Komandan Satuan Tersebar Kodam IV/Diponegoro di Aula Gedung Sudirman, Dodik Bela Negara Rindam IV Diponegoro di Magelang pada Selasa siang (30/3/2021). Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto mengundangnya menjadi narasumber di acara itu.

Hadir di kegiatan tersebut para pejabat utama, seluruh Komandan Satuan seperti Danrem, Dandim, Danyon di lingkungan Kodam IV/Diponegoro. Acara ini kemudian dipungkasi oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto yang hadir kemudian.

“Rajin melaksanakan silaturahim tanpa pamrih itu tidak ada ruginya. Sedangkan manfaatnya banyak sekali, sehingga jangan pernah ragu melakukannya. Jika para komandan dan istri rutin melakukannya maka para anggota dan istrinya insya Allah mengikutinya,” ujar Aqua.

Tidak sekadar memberi saran, namun paling utama selama puluhan tahun, Aqua yang menyampaikan materi berjudul “Kepemimpinan Lapangan yang Adaptif” telah rutin silaturahmi  tanpa pamrih. Melaksanakannya secara universal dengan tidak melihat latar belakang orang yang didatangi.

Menurut penulis buku Trilogi The Power of Silaturahim termasuk buku yang super best seller berjudul “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” itu setiap komandan harus yakin hasil yang dahsyat dan luar biasa dari melaksanakan silaturahim tanpa pamrih. Selain itu memberi solusi dari masalah yang muncul.

“Kekuatan silaturahmi itu luar biasa dan dahsyat. Saya sudah merasakannya sehingga ketagihan melakukannya. Setiap komandan harus yakin. Aktivitas positif itu akan dapat memberi jalan keluar terbaik saat ada masalah,” tegas Aqua sambil menunjukkan foto-foto dirinya bersilaturahmi ke banyak pihak sebelum hadir di tempat itu.

Aqua hadir di Rindam IV/Diponegoro Magelang itu setelah perjalanan darat dari rumahnya di Bogor. Selama di jalan sengaja mampir ke para relasinya di Purbalingga, Purwokerto, Cilacap dan Yogyakarta.

Begitu pula sebelumnya. Saat memberi Sharing Komunikasi dan Motivasi di jajaran Kodam IV/Diponegoro, Aqua sengaja menyempatkan silaturahmi ke orangtua teman-teman akrabnya. Mereka tinggal antara lain di Demak, Jepara, Pati, Blora, Purwodadi, Purworejo, dan Purwokerto.

“Seluruh orangtua yang saya datangi senang dan bahagia. Komunikasi saya dengan mereka akrab sekali, seperti antara anak dengan bapak dan ibunya. Sedangkan teman-teman saya suka dengan aktivitas saya tersebut dan mendukung penuh. Saya orang yang paling bahagia karena bisa melakukan semua kegiatan itu” ungkap bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana tersebut.

Anggota Salah Beri Sanksi

Keteladan lainnya yang perlu ditunjukkan para komandan, tambah Aqua, di samping untuk urusan di kesatuan, juga dalam kehidupan keluarga. “Berusahalah secara maksimal agar anak-anaknya sukses dalam pendidikan dan kehidupan mereka,” imbuhnya.

Khusus di kesatuan, kata Aqua, sekecil apapun kesalahan anggota harus diberi sanksi. Minimal lisan. Jangan pilih kasih dalam melakukan itu. Hukuman kepada jajaran yang bersalah diberikan untuk mendidik mereka agar jadi disiplin. Bukan karena dendam dan benci.

“Janganlah menjadi komandan yang lemah. Anggota yang salah dibiarkan saja sehingga selalu dinilai sebagai atasan yang baik sama anak buahnya karena tidak memberi hukuman. Jika itu terjadi, lama-lama komandan dan satuannya tidak berwibawa. Jadi sekecil apapun, harus ada tindakan. Apapun kesalahan anggota wajib diberi sanksi. Itu diberikan bukan karena dendam atau benci tapi disebabkan sayang sama anggota,” tegasnya.

Baca Juga:  Goyangan Gempa Nias Magnitudo 7,2 Terasa Kuat di Sumbar

Pada acara Sharing Komunikasi dan Motivasi itu Dr Aqua juga mengingatkan agar para komandan di lingkungan Kodam IV/Diponegoro ini selalu memiliki “helicopter view.” Yakni mampu memandang sesuatu secara menyeluruh seperti penglihatan seorang pilot helikopter.

Sembari memeragakan gerakan helikopter, Aqua mengatakan, ketika baru diangkat menjadi komandan, lihatlah program di kesatuan secara keseluruhan.

“Semua program yang baik agar diteruskan. Yang buruk tinggalkan. Tidak usah ragu-ragu mengatakan ini karya pendahulu saya. Teruskan saja program komandan pendahulu yang positif buat anggota, baik buat masyarakat,” kata penulis banyak buku best seller ini.

Aqua menyoroti bahwa selama ini masih ditemukan kebiasaan kurang baik pada sebagian orang yang baru menjabat sebagai komandan. Agar kelihatan “warnanya”, karya-karya pendahulunya tidak diteruskan meski positif. Padahal konsistensi itu sangat penting dilakukan di setiap satuan.

Sebagai komandan yang baru menjabat di satuan, ujar Dr Aqua, tidak ada salahnya meneruskan program-program pendahulunya yang masih relevan dan positif. Jika itu dilakukan akan dinilai bagus karena menghargai karya pejabat yang digantikannya.

Laksanakan Jati Diri TNI

Mengutip pesan mantan Pangdam IV/Diponegoro dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Purn Jaswandi, Doktor Komunikasi dari Universitas  Padjadjaran Bandung itu mengingatkan agar semua prajurit tetap melaksanakan jati diri TNI dan jauh-jauh hari mempersiapkan masa pensiunnya. Dua hal itu sangat penting dilaksanakan.

“Minggu lalu saya ketemu Pak Jaswandi di Jakarta. Sebagai bagian dari keluarga besar Kodam IV/Diponegoro beliau menyampaikan itu. Menurut saya dua hal tersebut sangat penting dan mendasar sekali. Sebaiknya dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan serius oleh semua prajurit TNI,” kata Aqua sambil menunjukkan foto pertemuan dengan Jaswandi.

Sharing Komunikasi dan Motivasi yang disampaikan Aqua menjadi tambah menarik karena diselingi dengan pemutaran video-video motivasi. Beberapa tayangan yang lucu, disambut tawa para peserta.

Salah satu materi video juga berkaitan soal kepemimpinan. Di video itu dikisahkan seorang pemimpin saat menghadapi masalah harus punya prinsip HHN. Hadapi, Hayati dan Nikmati.

Video animasi itu memberi pesan yang isinya mengingatkan jika ada masalah jangan lari. Hadapi dengan tenang. Renungkan dan hayati. Kemudian nikmati. Tuhan telah memberikan motivasi bahwa dalam setiap kesulitan ada kemudahan.

“Sebagai komandan satuan pasti sering mendapatkan masalah. Baik di internal maupun eksternal. Jika itu terjadi hadapi dan tuntaskan. Komunikasi adalah solusinya,” pungkas Aqua.

Di akhir acara Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Rudianto memberikan kenang-kenangan kepada Dr Aqua.

Selesai memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua berbincang santai dengan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Rudianto di ruang transit. Jenderal angkatan 89 itu menyampaikan terima kasih kepada Aqua yang telah menyemangati para prajuritnya.

“Setelah Pak Aqua giliran saya bicara dengan mereka. Tugas saya jadi ringan karena tinggal menyampaikan penekanan-penekanan yang barusan disampaikan Pak Aqua,” ujar Rudianto yang dikenal rendah hati sambil tersenyum.(rel)

Previous articleDimulai Hari Ini, Wako Orang Pertama Didata Petugas PK 2021
Next articleNonton Drakor buat Weekend-an? #KenapaNggak