Andre Minta Menteri Bahlil Datangkan Investasi Olah Karet ke Sumbar

32

Anggota Komisi VI DPR RI asal Sumatera Barat (Sumbar), H Andre Rosiade SE mengundang Menteri Investasi Bahlil Lahadalia untuk mendatangkan investasi industri pengolahan getah karet ke Sumbar. Sebagai daerah penghasil getah karet, saat ini Sumatera Barat membutuhkan pabrik pengolahan getah karet menjadi barang jadi.

“Soal investasi di Sumatera Barat, tadi Pak Menteri katakan ada proyeksi investasi industri karet menjadi ban. Saya ingin sampaikan kepada Pak Menteri, sebagai anggota DPR RI yang mewakili Sumatra Barat saya berharap Pak Menteri membawa investasi karet ini ke Sumatera Barat,” kata Andre Rosiade yang juga ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini.

Saat rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Investasi, Andre Rosiade mengatakan Sumbar memiliki 141.131 hektare kebun karet. Sebagai daerah penghasil getah karet, saat ini Sumbar membutuhkan pabrik pengolahan getah karet menjadi barang jadi.

“Harapan saya investasi industri karet yang menjadi rencana Pak Menteri bisa masuk di Sumatera Barat. Saya pastikan Bupati dan Wali Kota di Sumatera Barat siap menyediakan lahan untuk Pak Menteri. Itu jaminan dari saya sebagai anggota DPR RI dapil Sumbar,” kata Andre.

Andre Rosiade mengatakan, sepanjang kampanye 2019 lalu, dia kerap mendapatkan keluhan warga Sumbar terkait rendahnya harga karet atau getah karet yang disebut sebagai “gotah” di kawasan Sijunjung dan Dharmasraya. Bahkan, ada petani yang membiarkan pohon karet mereka tak terawat di kebun-kebun. Karena, biaya produksi jauh lebih tinggi dari biaya jualnya.

Baca Juga:  Nevi Perjuangkan Usulan Fraksi, Pansus Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

“Kami mendengar langsung keluhan mereka. Salah satu yang membuat harga getah anjlok adalah pabrik pengolahannya yang tidak ada di sana. Dengan adanya investasi olahan karet yang dekat dengan kebun-kebun petani, kami yakin bisa menjadi solusi. Apalagi pabrik ban yang tentu membutuhkan banyak bahan baku karet,” kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Sementara itu, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyambut permintaan Andre Rosiade yang sudah lama dikenalnya ini. Ia pun mempersilakan para kepala daerah di Sumatra Barat datang ke Kementerian Investasi untuk menjelaskan kesiapan mereka menerima investasi industri pengolahan karet tersebut.

“Dalam bisnis biasanya ada negosiasi. Karena sejauh ini ada Sumatra Selatan, Sumatra Utara yang minta. Jadi kita cari kolaborasi yang tepat, mana yang pas. Kami akan bahas usulan dari pak Andre Rosiade ini,” kata Bahlil. (*)