Masih Temukan Air Zamzam di Koper Jamaah

12
PERSIAPAN PULANG: Jamaah haji asal Indonesia mulai besok akan kembali pulang ke tanah air. Untuk kepulangan perdana tersebut terdiri dari enam kloter.(KEMENAG RI)

Jatah 5 liter air zamzam per orang yang diberikan setelah tiba di tanah air sepertinya belum cukup bagi sebagian jamaah haji. Buktinya, masih ada saja jamaah yang mencoba memasukkan air zamzam ke dalam koper.

Hal itu diketahui saat pemeriksaan koper-koper milik jamaah dari kloter 1 embarkasi Solo dan kloter 1 embarkasi Padang, kemarin (13/7). Dua kloter itu merupakan bagian dari enam kloter yang pulang perdana besok (15/7).

Saat melewati mesin X-ray di Airgate, perusahaan yang digandeng maskapai Garuda Indonesia untuk pemeriksaan dan pengangkutan bagasi, ditemukan sejumlah koper yang memuat air zamzam dalam berbagai kemasan. Mulai botol hingga jeriken yang dibungkus dengan lakban, lalu dimasukkan dalam pakaian.

Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan PPIH Daker Bandara Edayanti Dasril mengungkapkan, bahkan ada jamaah yang membawa sampai 2 liter. ”Di kloter PDG1 ditemukan 50 bagasi berisi air zamzam terdeteksi X-ray,” katanya di gudang Airgate di Mekkah.

Selama ini pihaknya sudah menyosialisasikan larangan membawa air zamzam dalam bagasi tercatat. Namun, dengan temuan itu, sosialisasi harus lebih masif lagi. ”Jadi, ini based on safety regulation dari maskapai,” ujar Eda, sapaan akrab Edayanti.

Apalagi, penerbangan dari Arab Saudi ke Indonesia tergolong lama sehingga ada potensi kemasan air di bagasi akan pecah atau merembes. ”Itu bisa membahayakan penerbangan,” tutur dia.

Eda menambahkan, jika di Airgate lolos, masih ada pemeriksaan di general investigation directorate (GID) bandara yang lebih ketat. Sehingga dipastikan air zamzam dalam bagasi tidak akan lolos. Karena itu, pihaknya mengingatkan bahwa setiap jemaah akan mendapatkan 5 liter air zamzam yang sudah siap di asrama haji embarkasi masing-masing.

Baca Juga:  Nevi Perjuangkan Usulan Fraksi, Pansus Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

”Jamaah tidak perlu repot-repot lagi membawa zamzam,” tuturnya. Sementara itu, sejumlah jamaah harus mengurangi barang bawaannya karena koper penuh dengan oleh-oleh. Sesuai dengan aturan, batas maksimal berat koper di bagasi adalah 32 kg.

Yunius Aidin Basrin misalnya. Jamaah asal kloter 1 embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG1) itu akan meninggalkan sebagian pakaiannya. ”Saya beli sepuluh Al Quran. Ada kurma dan oleh-oleh lain. Pakaian lama mungkin ditinggal karena (koper) nggak muat,” jelasnya.

Kepala PPIH Daker Makkah Mukhammad Khanif menerangkan, penimbangan koper jamaah dilakukan di hotel dua hari sebelum keberangkatan. Lalu, jamaah diberangkatkan ke bandara delapan jam sebelum jadwal penerbangan. Jamaah melakukan proses city check in bersamaan dengan penimbangan bagasi.

Dari tanah air, seluruh asrama haji atau debarkasi kedatangan sudah siap menerima jamaah kembali. Untuk pemulangan di hari pertama, ada empat asrama yang menerima kepulangan jemaah. Yaitu Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Bekasi, Padang, dan Solo.

”Alhamdulillah, seluruh debarkasi saat ini siap menerima kedatangan jemaah haji,” kata Plh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Muhammad Aqil Irham.

Ada beberapa ketentuan yang sudah disepakati seluruh asrama haji dalam misi pemulangan jamaah. Di antaranya, keluarga tidak boleh menjemput di asrama haji atau debarkasi. Penjemputan dilakukan di kabupaten atau kota masing-masing.

Kemudian, di asrama haji juga dilakukan pengaturan pembagian koper, termasuk air zamzam untuk jamaah haji. Pengelola asrama haji juga diminta tetap berkoordinasi dengan satgas Covid-19 setempat. (*/wan/c9/cak/jpg)