Setelah Pesisir Selatan Sumbar, Gempa Guncang Bengkulu

85

Aktivitas kegempaan tampak semakin sering terjadi di wilayah  pantai barat Sumatera. Setelah Pesisir Selatan, Sumbar diguncang gempa bermagnitudo 5,2 pukul 11.41 WIB, Rabu (18/11/2020), malamnya pukul 18.37 WIB gempa menggoyang Bengkulu dengan kekuatan sama.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa tektonik tersebut terletak pada koordinat 4,98 LS dan 102,59 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 54 km arah Timur Laut Enggano, Bengkulu pada kedalaman 46 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan bahwa jenis  gempabumi ini sama dengan Pessel, yakni gempa dangkal akibat aktivitas subduksi.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Rahmat.

Guncangan gempabumi tersebut, kata Rahmat, dirasakan di Krui III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) dan  Manna II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Kemudian terasa di Kaur I-II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) Liwa, Bengkulu, Kepahiang, Curup I MMI (Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang).

Baca Juga:  RDP dengan Semen Indonesia, Nevi Minta Jaga Moratorium Pabrik

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tambahnya.

Hingga pukul 19.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Rahmat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG.

Lalu, menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. “Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” ingatnya.

Sebelumnya diberitakan, pada Rabu (18/11/2020) pukul 11.41 WIB gempa bermagnitudo 5,2 mengguncang wilayah Sumbar. Pusat gempa berada pada koordinat 1,75 LS dan 100,42 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 47 km arah barat daya Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, pada kedalaman 46 km.(idr)