TNI/Polri Awasi Disiplin Protokol Kesehatan 4 Provinsi termasuk Sumbar

316

Pemerintah akan mengerahkan personel TNI dan Polri untuk mendisiplinan penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat aktivitas masyarakat.

Untuk tahap awal, diberlakukan di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota serta 1.800 objek, termasuk di Sumatera Barat (Sumbar).

Hal itu bertujuan agar masyarakat bisa melaksanakan kegiatan dan aman terhadap Covid-19,

”Objeknya adalah tempat-tempat lalu lintas masyarakat, kemudian mal-mal, pasar-pasar rakyat, kemudian tempat pariwisata,” ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, usai mendampingi Presiden Joko Widodo melihat secara langsung pendisiplinan protokol kesehatan di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Dalam tahap pertama ini, katanya dilaksanakan secara serentak di empat tempat, yaitu di DKI Jakarta khususnya adalah di Bundaran HI, kemudian di wilayah Bekasi, berikutnya adalah Provinsi Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

Pelaksanaan pendisiplinan, menurut Panglima TNI, dilaksanakan secara bertahap, seperti contoh saat ini adalah melaksanakan tempat lalu lintas masyarakat di stasiun kereta.

”Kemudian siang nanti rencananya Bapak Presiden juga akan meninjau tempat niaga khususnya adalah foodhall di daerah Bekasi,” ungkapnya.

Tempat-tempat untuk mendukung kepentingan masyarakat yaitu tempat-tempat penjualan seperti apotek/penjualan obat juga akan terus diawasi.

Pendisiplinan protokol kesehatan yang dimaksud adalah, seluruh masyarakat dalam kegiatannya perlu diawasi supaya tetap memakai masker, menjaga jarak aman, dan siapkan tempat mencuci tangan atau alat hand sanitizer.

”Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, tahap pertama bisa berjalan dengan baik,” harapnya.

Tahap pertama, menurutnya akan diatur, contohnya adalah mal yang kapasitasnya 1.000 mungkin akan diizinkan untuk 500 orang saja dan diawasi.

”Termasuk juga rumah makan harusnya mungkin 500 orang kita batasi mungkin hanya 200 orang saja,” imbuhnya.

Menurut Marsekal Hadi, kerja sama antara TNI/Polri dengan pemerintah daerah termasuk koordinasi dengan Gugus Tugas bisa menjalankan itu sehingga apa yang diinginkan semua masyarakat tetap beraktivitas tapi aman dari Covid-19.

”Oleh sebab itu, saya mohon dukungan seluruh rekan-rekan untuk berhasilnya pelaksanaan pendisiplinan protokol kesehatan tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Panglima TNI sampaikan harapan agar 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota tersebut nantinya R0-nya bisa turun sampai 0,7 sampai dengan bawah lagi yang lebih bagus.

Sebagai tambahan, katanya, anggota Polri yang dilibatkan sekitar 340.000 karena harus mengamankan di 1.800 lokasi.

”Nanti siang di sini juga aktivitas di atas juga segera akan kita laksanakan setelah di bawah, siang ini langsung di atas Stasiun MRT HI segera kita laksanakan pendisiplinan terhadap protokol kesehatan tersebut,” tukasnya. (esg)