Berkat Rumah Dari FABA, Kaum Dhuafa Senyum Sumringah

20

PLN berhasil menyelesaikan program bedah rumah FABA serentak di 5 Lokasi PLTU di Sumatera. Bahkan serah terima rumah tersebut dilakukan serentak menjelang Idul Fitri 1443 H.

Nursani (75) janda yang menggantungkan hidup dari anaknya yang berprofesi sebagai tukang becak akhirnya dapat menikmati rumah baru. Tangis kebahagiaan juga dilupakan Eni (34). Janda 2 anak yang rumahnya selalu terkena banjir jika air laut pasang hanya bisa meneteskan air mata dan tidak mampu banyak bicara melihat rumahnya telah direnovasi.

Nursani dan Eni merupakan dua dari lima penerima bantuan program bedah rumah yang diinisiasi oleh PLN UIK Sumbagsel dengan menggunakan FABA dari produksi listrik di 5 PLTU di Sumatera yaitu PLTU Bukit Asam, PLTU Tarahan, PLTU Sebalang, PLTU Teluk Sirih dan PLTU Ombilin.

Secara total program bedah rumah serentak ini memanfaatkan 11.150 buah batako hasil produksi UMKM PLTU setempat dan menghabiskan Rp. 260,5 jt, dana YBM PLN yang menyasar golongan fakir miskis di ring 1 PLTU.

Dalam sambutannya General Manager PLN UIK Sumbagsel Djoko Mulyono menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang pada momen menjelang Idul Fitri 1443 H dapat menyelesaikan program bedah rumah dari FABA sekaligus serah terima kunci dan berharap apa yang sudah dilakukan mampu memberikan manfaat khususnya kepada dhuafa yang rumahnya telah direnovasi.

Djoko juga mendorong kepada seluruh PLTU dilingkungan PLN UIK Sumbagsel untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan FABA dengan berbagai program agar dampaknya lebih banyak dirasakan masyarakat dan daerah.

Baca Juga:  RDP dengan Semen Indonesia, Nevi Minta Jaga Moratorium Pabrik

Manager PLN UPK Teluk Sirih, Feri Setiawan Efendi, juga bersyukur atas terealisasinya program bedah rumah tersebut dengan lancar.

“Alhamdulillah mendekati Idul Fitri 1443 H di hari ke 25 Bulan Ramadhan PLN berhasil menyelesaikan program bedah rumah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Feri Setiawan Efendi.

Dia berharap, setelah terbitnya PP Nomor 22 Tahun 2021 agar kedepan lebih massive lagi pemanfaatan FABA yang dilakukan seperti melalui program TJSL dan Lingkungan, sehingga apa yang dilakukan ini dapat memberikan kehidupan yang lebih baik.

“Kami bersyukur sekali, akhirnya program bantuan bedah rumah di ring 1 PLTU Teluk Sirih telah rampu terlaksana dengan baik. Dan kedepan program ini akan terus dimasifkan,” harapnya.

Dikatakan, sebelumnya telah diketahui bahwasanya rumah yang didirikan menggunakan batako hasil dari olahan FABA PLTU Teluk Sirih.

“Dengan bantuan bedah rumah ini diharapkan buk eni pemilik rumah dapat menepati hunian dengan nyaman dan layak,” harapnya.

Program bedah rumah tersebut merupakan inisiasi PLN untuk membantu meringankan beban sesama yang belum memiliki tempat tinggal yang layak huni. Selain mampu menghemat biaya hingga 40 persen, program ini juga memanfaatkan batako produksi UMKM setempat.

Ceremoni serah terima kunci dilakukan serentak secara daring dan luring. Dengan melibatkan stakeholder, PLN terus menunjukan besarnya potensi pemanfaatan FABA dan melalui kolaborasi dengan YBM PLN, selain dapat memanfaatkan limbah Non B3, PLN juga meringankan beban dhuafa.(zul)