RDP dengan PTPN, Nevi: Prioritaskan Produktivitas & Kesejahteraan Petani

19

Anggota DPR RI Komisi VI, Nevi Zuairina pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI dengan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) meminta agar rencana strategis yang telah disusun dapat segera diimplementasikan di lapangan.

Rencana strategis tersebut adalah, pembentukan tiga kelompok perusahaan yakni PalmCo, SugarCo dan SupportingCo.

“Kami di Komisi VI bersepakat mendukung PTPN III Holding dan seluruh anak perusahaannya dapat meningkatkan produksi minyak goreng dan gula konsumsi untuk kebutuhan pangan nasional. Dengan meningkatkan produktivitas ini, secara tidak langsung akan terjadi peningkatan kesejahteraan petani dengan syarat tetap terjadi hubungan yang baik antara petani dan perusahaan negara ini,” tutur Nevi.

Politisi PKS ini juga sangat mendukung upaya PTPN III melakukan stabilitas harga minyak goreng dan gula konsumsi di pasaran sehingga masyarakat sebagai konsumen dapat terpenuhi kebutuhannya dengan harga terjangkau.

“Pemerintah secara perlahan mesti mengalihkan HGU yang dikelola swasta menjadi dapat dikelola BUMN. PTPN harus mampu mengelola HGU itu untuk ditanami sawit sekaligus mampu membuat pabrik kelapa sawit milik pemerintah”, saran Nevi.

Baca Juga:  Revisi UU Narkotika, Ganja Bakal Jadi Obat! Ini Penjelasan Ahlinya!

Legislator asal Sumatera Barat II ini mengatakan, selama ini yang mengendalikan harga TBS (tandan buah segar) adalah para pabrik pabrik kelapa sawit. Bahkan kebijakan pemerintah yang menghentikan ekspor direspons turunnya harga TBS yang sangat merugikan petani.

“Semua sumber kekayaan negara untuk keperluan masyarakat banyak memang mesti dikuasai negara. Ini sesuai dengan UUD 1945. Pengelolaan sawit dan gula, mulai dari hulu dan hilir mesti dikuasai negara demi kemakmuran rakyat termasuk petani sebagai produsen dan masyarakat banyak sebagai konsumen,” tukas Nevi.(rel)