Terbitkan Surat Edaran, MenPANRB Minta ASN tidak Mudik

Sosialisasi tidak mudik Idul Fitri 2020 dari Kemenko Kemaritiman dan Investasi. (grafis: setkab)

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Tjahjo Kumolo mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Korona (Covid-19).

Melalui surat edaran tersebut, Tjahjo mengharapkan seluruh ASN berpartisipasi membantu semaksimal mungkin agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas. Bisa ditekan semaksimal mungkin.

Beberapa poin penting dalam surat yang ditandatangani pada 30 Maret 2020 itu, menurut Sekretaris Menteri PANRB, Dwi Wahyu Atmaji, adalah meminta ASN untuk tidak mudik pada Idul Fitri tahun ini.

“Sebagai upaya mendukung langkah pemerintah untuk menjaga jarak sosial, maka ASN diminta membantu mengurangi dan menekan penyebaran seminimal mungkin,” ujar Dwi melalui konferensi video, di Jakarta, Senin (30/3).

Kemudian, ASN diminta memberikan pemahaman kepada masyarakat di lingkungannya agar tidak mudik. “Saya kira ini sekali lagi untuk mendukung upaya pemerintah tidak semakin meluas adanya Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, dia pun menyampaikan bahwa ASN dapat mendukung pemerintah memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang social distancing maupun physical distancing.

Di sisi lain, ASN diminta peduli terhadap masyarakat lain yang banyak terdampak akibat Covid-19. Kepedulian bisa diberikan kepada kiri-kanan, tetangga yang diketahui kurang beruntung di lingkungannya.

Selanjutnya, ASN diminta memberikan pemahaman masyarakat mengenai gerakan hidup sehat, cuci tangan, social distancing, serta pola hidup bersih dan hidup sehat (PHBS).(esg)