PLN-TNI AD Lanjutkan Kerja Sama Penerimaan dan Pengujian Batubara

43

Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem ketenagalistrikan dan memastikan keamanan pasokan batubara, PLN menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan TNI AD dalam hal pendampingan dan pelatihan dalam rangka penerimaan dan pengujian batubara.

Dilaksanakan di Kantor Mabes AD, Jl Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Energi Primer PLN Rudy Hendra Prastowo dan Asisten Teritorial Kasad Mayor Jendral TNI Nurchahyanto.

Dengan perjanjian nota kesepahaman ini, artinya dua belah pihak bersepakat untuk menindaklanjuti kerja sama yang telah terjalin antara kedua belah pihak sejak tahun 2015 untuk memastikan kualitas dan kuantitas batubara sesuai standar PLN.

Adapun ruang lingkup dalam perjanjian ini mencakup pendampingan dalam berbagai proses yang mencakup: proses Persiapan Penerimaan Batubara; proses Initial Draught Survey oleh Surveyor di lokasi PLTU; proses Sampling Batubara dilokasi PLTU; proses Final Draught Survey dilokasi PLTU; proses Preparasi Sampel Batubara dilokasi PLTU; pengujian Batubara.

Dukungan dan kerja sama PLN dan TNI AD mewujudkan sinergi yang apik terutama terkait pendampingan oleh TNI AD pada proses penerimaan dan pengujian batubara pada 15 PLTU tersebar.

“PLN sangat terbantu dengan kehadiran dan keberadaan pihak personel TNI AD dalam setiap proses penerimaan dan pengujian batubara. Hal ini sangat dibutuhkan dalam rangka memastikan kuantitas dan kualitas batubara sesuai standar PLN, sehingga bisa menghasilkan listrik yang andal bagi masyarakat,” ungkap Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia Syofvie F. Roekman.

Baca Juga:  Andre Rosiade Nilai BSI masih Anut Prinsip Ekonomi Kapitalis

Asisten Teritorial Kasad Mayor Jendral TNI Nurchahyanto menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan atas kepercayaan PLN kepada institusi TNI AD untuk melanjutkan kerja sama dalam kegiatan pendampingan, penerimaan dan pengujian kualitas dan kuantitas batubara pada 15 PLTU milik PLN di Jawa dan Sumatera.

“Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja PLN dalam hal penyediaan energi listrik untuk mendukung kegiatan pembangunan nasional serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia,” jelas Mayor Jendral TNI Nurchahyanto.

Bantuan personel dari TNI AD ditugaskan di 15 lokasi PLTU milik PLN, antara lain: PLTU Indramayu, PLTU Rembang, PLTU Pacitan, PLTU Tanjung Awar Awar, PLTU Paiiton 9, PLTU Labuan, PLTU Lontar, PLTU Suralaya 8, PLTU Palabuhan Ratu, PLTU Nagan Raya, PLTU Pangkalan Susu, PLTU Labuhan Angin, PLTU Ombilin, PLTU Sebalang, PLTU Teluk Sirih.

PLN terus melakukan sinergi dengan berbagai pihak untuk terus meningkatkan keandalan dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. (rel)

Previous articlePanen Raya di Sawahlunto, Mahyeldi Ajak Keltan Genjot Produksi Padi
Next articlePadangpanjang Tumbuhkan Budaya Literasi, Anak SD Lomba Bercerita