Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menyampaikan bahwa rekrutmen ASN kali ini sangat penting dengan fokus pada talenta digital, Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), serta SDM ASN untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kementerian PANRB telah menerima usulan kebutuhan ASN dari instansi pusat dan daerah sebanyak 1,38 juta, dan sudah ditetapkan formasinya 1,28 juta. Jumlah tersebut untuk memenuhi kebutuhan 2,3 juta ASN secara nasional yang dilakukan bertahap.
ASN yang direkrut terdiri atas dua kategori, yaitu CPNS yang bisa dilamar oleh fresh graduate serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang diperuntukkan bagi tenaga non-ASN dan eks THK-2 yang telah masuk basis data Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Anas mengatakan, pemerintah akan merekrut ASN talenta digital dari fresh graduate untuk meningkatkan pelayanan publik dan menggenjot ekonomi lokal dan nasional. Yakni digitalisasi sektor pertanian, perindustrian, pariwisata, produksi UMKM, perdagangan dan sebagainya.
“Talenta digital yang akan direkrut bukan hanya pada sektor 'hilir' seperti digital marketing, tetapi juga di sektor 'hulu' di lini produksi, seperti pertanian dengan e-farming untuk melipatgandakan nilai tambah ekonomi lokal dan nasional,” ujarnya.
Anas mencontohkan, pada daerah basis pertanian, pemerintah akan merekrut ASN talenta digitalisasi sektor pertanian untuk membantu petani lokal.
Kemudian di daerah basis industri kecil, pemerintah merekrut ASN talenta digital untuk membantu mewujudkan smart factory dan meningkatkan efisiensi industri-industri kecil setempat.
Selain talenta digital, prioritas pemenuhan SDM di bidang Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan pemenuhan SDM untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
SDM APIP yang dapat direkrut oleh instansi pemerintah antara lain auditor dan Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD).
"Hampir di seluruh daerah sekarang kekurangan auditor. Oleh karena itu kami minta auditor dipersiapkan di formasi dengan baik," jelas Anas.
Instansi pemerintah, baik kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, juga dapat memanfaatkan ketersediaan formasi dengan mengusulkan ASN untuk penyiapan SDM ASN ke IKN. Dengan demikian, usulan formasi mampu memenuhi proyeksi kebutuhan nasional.
Pengisian ASN yang akan ditempatkan di IKN rencananya bersumber dari pemindahan ASN kementerian/lembaga satuan kerja pusat dan formasi CPNS khusus IKN di tahun 2024.
Selain itu juga terdapat kebijakan afirmatif untuk memberikan kuota khusus untuk putra-putri terbaik di wilayah Kalimantan Timur serta mutasi pegawai ASN pemda di wilayah Kalimantan Timur.(rel)
ASN yang direkrut terbagi menjadi dua kategori:
1. CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil):
- Terbuka bagi fresh graduate (lulusan baru) maupun pelamar umum.
- Proses seleksi CPNS umumnya melalui tes tertulis, seperti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
- CPNS yang lolos seleksi akan diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) dengan status kepegawaian permanen.
2. PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja):
- Diperuntukkan bagi tenaga non-ASN (non-Aparatur Sipil Negara) dan eks-THK-2 (Tenaga Honorer Kategori 2) yang telah masuk database BKN.
- Seleksi PPPK biasanya lebih berfokus pada tes kompetensi dan kualifikasi di bidang pekerjaan yang dilamar.
- PPPK memiliki status kepegawaian yang berbeda dengan PNS, yaitu berdasarkan perjanjian kerja dengan jangka waktu tertentu.
Prioritas SDM ASN 2024:
- Talenta Digital: Fresh graduate dengan kemampuan digital menjadi salah satu sasaran utama rekrutmen ASN tahun ini. Talenta digital akan difokuskan untuk mengakselerasi mesin birokrasi, pelayanan publik, dan ekonomi lokal/nasional.
- APIP: Auditor dan Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD) sangat dibutuhkan untuk memperkuat pengawasan internal pemerintah.
- SDM untuk IKN: ASN akan ditempatkan di IKN melalui pemindahan ASN kementerian/lembaga, formasi CPNS khusus IKN, dan afirmasi untuk putra-putri terbaik Kalimantan Timur.
Jumlah Formasi ASN 2024:
- Total: 1,28 juta
- CPNS: 427.850
- *PPPK: 862.174.
Informasi Penting Lainnya:
- Pendaftaran CPNS dan PPPK akan dibuka secara online.
- Siapkan berkas-berkas yang diperlukan sejak dini.
- Pantau informasi terbaru di website resmi Kementerian PANRB dan BKN.
Editor : Heri Sugiarto