Penonton Delapan Kali Lebih Banyak

19
ilustrasi bola basket. (net)

Akibat pandemi Covid-19, liga basket pelajar terbesar di Indonesia Developmental Basketball League (DBL) harus rehat pada musim 2020. Namun, pada 2021, DBL Indonesia selaku penyelenggara kembali menjalankan liga dengan memulai pada seri Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram.

Penyelenggaraan ini dijalankan dengan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat dengan rekomendasi dan pengawasan dari regulator setempat. Hasilnya, pada 26 Februari, DBL telah menuntaskan seri NTB. Penyelenggaraan ini memang berjalan jauh dari hingar-bingar khas DBL.

Tidak ada kerumunan penonton yang biasanya meluber di tribun. Peserta, petugas pertandingan, panitia, semua menerapkan 3M (Menjaga jarak, Mencuci tangan, dan Memakai masker).

CEO dan Founder DBL Indonesia Azrul Ananda mengucapkan terima kasih yang tinggi kepada regulator, pemerintah, dan masyarakat Nusa Tenggara Barat, khususnya Mataram atas dukungan terhadap DBL.

“Kami memiliki sejarah yang baik dengan Mataram. Dulu, ketika pertama kali mengembangkan DBL keluar Jawa Timur, kota pertama yang kami datangi adalah Mataram. Sekarang setelah sempat rehat setahun karena pandemi, kami juga memulai DBL lagi di Mataram,” ujarnya dalam relis berita yang Padang Ekspres terima kemarin.

Azrul juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat dan peserta DBL yang patuh protokol kesehatan. “Edukasi kami mengenai pentingnya liga ini berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat bisa diikuti dengan baik oleh masyarakat. Walaupun harus melalui berbagai prosedur yang mungkin belum biasa dilakukan, tapi semua berjalan lancar,” terangnya.

Sejumlah prosedur ketat memang diterapkan di DBL seri NTB, sesuai dengan arahan regulator. Salah satunya, seluruh pemain wajib menjalankan tes swab tiga jam sebelum pertandingan masing-masing tim. Panitia dan petugas pertandingan juga wajib diswab.

“Ini adalah bagian screening awal kami untuk menekan risiko persebaran virus Covid-19. Sedikitnya kami menjalankan total 820 tes swab sepanjang lima hari pertandingan,” ujar Donny Rahardian, wakil direktur DBL Indonesia.

Selama penyelenggaraan DBL 2021 di Mataram, penyelenggara juga melarang kedatangan penonton umum untuk menghindari kerumunan. Sebagai solusi, DBL Indonesia menyiapkan infrastruktur agar seluruh pertandingan dapat ditonton secara live streaming melalui aplikasi DBL Play.

Baca Juga:  Prokes Ketat, Satgas Covid-19 Beri Rekomendasi Honda DBL 2021 Sumbar

“Pada musim sebelumnya, kami sudah menjalankan live streaming, tapi hanya pada beberapa pertandingan. Tahun ini, seluruh peserta di DBL seri NTB ikut tampil dalam tayangan live streaming. Tanpa terkecuali,” papar Donny.

Hasilnya, di luar dugaan DBL Indonesia. Tayangan live streaming ternyata berhasil menggantikan kehebohan khas DBL di lokasi acara, bahkan lebih heboh. Hingga tulisan ini dibuat kemarin, tayangan DBL di Mataram menyedot setidaknya 188.290 views dan masih terus bertambah.

“Penonton kami di live streaming jauh lebih tinggi daripada penonton kami biasanya di lapangan. Dalam satu game, penonton uniknya bisa mencapai 11.594 sampai 8 kali lebih banyak dari kapasitas gedung,” kata Azrul.

Penerapan protokol kesehatan yang ketat pada DBL 2021 di Mataram mendapatkan respons positif dari Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal yang sejak awal terus memberikan arahan kepada DBL Indonesia sebelum liga berjalan.

“Sejak awal, kami melihat bahwa penyelenggaraan DBL seri NTB bisa menjadi pionir penyelenggaraan liga olahraga dengan protokol yang ketat. Dan hasilnya, saya berani bilang, penerapan protokol kesehatan memang berjalan dengan sangat ketat dan sangat detail. Seluruh pihak di-screening dengan swab antigen real-time, tiga jam sebelum tanding. Selesai bertanding, lapangan, bola, kursi, semua melalui proses sterilisasi. Kerumunan juga tidak ada sama sekali,” ungkap Iqbal.

Sebelum menyelenggarakan DBL 2021, DBL Indonesia juga pernah berdiskusi dan mendapatkan arahan langsung dari Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali. Secara terpisah DBL Indonesia juga bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Penyelenggaraan DBL 2021 juga memperhatikan dengan baik catatan-catatan pemerintah pusat dari dua pertemuan tersebut.

Pada DBL 2021 seri Nusa Tenggara Barat, tim SMAN 5 Mataram berhasil mengawinkan gelar juara putra dan putri. DBL 2021 akan melanjutkan perjalanan ke seri Sumatera Selatan di Palembang mulai 5-9 Maret 2021, sebelum kemudian melakukan rehat dan menjalankan liga kembali pada semester kedua 2021 dengan sasaran kota dan provinsi yang memungkinkan penyelenggaraan liga. (rel)

Previous articleSatu Rumah Sakit, 3 Puskemas Baru Dibangun
Next articleKembalinya Rivalitas GOAT