Jangan cuma Andalkan Ganda Putra

ilustrasi. (net)

Pelatih kepala ganda putra Indonesia Herry Iman Pierngadi menegaskan bahwa Piala Thomas adalah kejuaraan beregu. Jadi, Indonesia tidak boleh hanya mengandalkan ganda putra.

Menurutnya, tunggal putra harus menyumbangkan peran. Jadi, dua sektor itu saling bekerja sama untuk menyumbangkan poin bagi regu Indonesia. ”Kekuatan di grup A ini berimbang, tapi kami jangan lengah dan jangan menganggap musuh itu mana yang kuat mana yang enggak. Saya rasa itu. Jangan menganggap enteng,” kata Herry IP kepada JawaPos.com (grup Padang Ekspres). “Saya sebagai pelatih sangat optimistis (Indonesia) bisa juara grup A,” imbuhnya.

Menanggapi hasil drawing, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti mengatakan bahwa nyaris semua tim, saat ini, cukup berimbang dan punya kekuatan merata. Namun, peraih emas Olimpiade 1992 itu mengatakan bahwa tim putra harus mewaspadai kekuatan Malaysia.

”Pada Kejuaraan Asia, kami bisa mengalahkan Malaysia (di final). Di Thomas dan Uber, kami bertemu mereka lagi. Kalau melihat kekuatan di atas kertas, kami lebih unggul dari Belanda dan Inggris, tapi kami harus siap dan tidak boleh menanggap enteng lawan. Harus tetap konsisten,” ucap Susy.

Baca Juga:  Benevento vs Inter Milan: Udara Derbi di Laga Tunda

“Untuk tim putra, kami punya kesempatan untuk merebut Piala Thomas dan membawa pulang piala itu. Kan sudah lama, terakhir Piala Thomas dibawa ke Indonesia pada 2002. Mudah-mudahan semangat kerja keras atlet bisa membuahkan hasil,” imbuhnya. (jpg)