Timnas U-19 Batal ke Turki, Agenda TC Berlanjut di Kroasia

21
Para pemain timnas Indonesia U-19 saat merayakan kemenangan atas Dinamo Zagreb dalam laga uji coba di Kroasia. (jawapos.com)

Agenda timnas Indonesia U-19, tampaknya tidak akan berjalan sesuai rencana. Sebab, training camp (TC) lanjutan yang sejatinya akan berpindah negara dari Kroasia ke Turki dipastikan batal. Tidak adanya calon lawan uji tanding jadi alasan utama.

Hal itu dikatakan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Dia mengungkapkan, awalnya rencana ke Turki memang sudah masuk agenda Garuda Muda. Sayang, seiring berjalannya waktu, calon lawan-lawan yang akan dihadapi dalam laga uji coba di Turki hingga saat ini belum memberikan kepastian. “PSSI akhirnya memutuskan timnas U-19 akan melanjutkan TC di Kroasia,” ucapnya.

Calon lawan untuk uji coba sendiri sangat penting bagi perkembangan para pemain. Alasan itu juga yang membuat PSSI memilih Eropa sebagai lokasi TC. PSSI berharap, dengan bertanding melawan lawan-lawan yang levelnya berada di atas timnas U-19, kemampuan para pemain bisa meningkat secara signifikan.

Nah, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menuturkan, pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa calon lawan untuk David Maulana dan kawan-kawan selama melanjutkan TC di Kroasia Oktober ini.

Calon lawan yang tentu levelnya tidak berbeda jauh dengan Bulgaria, Kroasia, Arab Saudi, Qatar, Bosnia-Herzegovina, dan Dinamo Zagreb. “Kami sudah mempersiapkan calon lawan yang berkualitas untuk timnas U-19,” paparnya.

Timnas Indonesi U-19 memang mendapat hasil kurang baik selama TC di Kroasia. Dari serangkaian uji coba, anak asuh Shin Tae-yong itu hanya mampu menang dua. Yakni, melawan Qatar dan Dinamo Zagreb.

Baca Juga:  Quartararo Wajib Pangkas Jarak

Meski begitu, perkembangan fisik pemain benar-benar terlihat. Shin Tae-yong sendiri menyebut anak asuhnya bisa bermain dengan baik selama 90 menit. Walau memang, belum sempurna betul, terutama masalah power ketika melakukan serangkaian umpan dan tendangan.

Karena itu, dalam beberapa hari latihan terakhir, pelatih asal Korea Selatan itu secara khusus memberikan program latihan untuk peningkatan power. Latihan angkat beban dilakukan. “Pemain harus semakin kuat otot dan power mereka. Selain itu, fisik dan stamina harus dijaga konsistensinya,” jelas Shin Tae-yong.

Dia enggan mengomentari soal batalnya ke Turki. Yang jelas, saat ini dia hanya fokus memberikan program yang benar kepada pemain. Fokus untuk meningkatkan kualitas para pemain agar bisa bersaing di Piala Dunia U-20 tahun depan.

Yang jelas, saat ini Shin Tae-yong cukup senang dengan kabar Elkan Baggot akan bergabung dengan timnas U-19. Hal itu dikatakan Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi. Yunus menuturkan, PSSI sudah mendapat izin untuk memakai Elkan selama TC di Kroasia.
“Awalnya Elkan memang akan bergabung ke Turki. Tapi, karena Turki tidak jadi, timnya memang sudah memberi izin sejak 2 Oktober,” ujarnya. ( rid/c17/ali/jpg)