Hanya Feyenoord yang Beda Sikap

Feyenoord untuk sementara bertengger di peringkat tiga klasemen sementara Eredivisie.

Ajax Amsterdam bisa mengikuti Club Brugge, memenangi musim ini. Eredivisie pun masih berpotensi disudahi seperti Jupiler Pro League, liga utama Belgia. Klub berjuluk de Godenzonen itu bahkan yang paling getol dalam menyuarakan Eredivisie musim ini tak dilanjutkan.

Apalagi, Ajax juga didukung sesama klub rivalnya di empat besar Eredivisie. Ya, dua di antara empat klub papan atas liga utama Belanda berada di belakang sang pemuncak klasemen tersebut. Runner-up sementara AZ Alkmaar dan PSV Eindhoven yang berada di posisi keempat pun jadi pendukung Ajax.

Hanya Feyenoord Rotterdam yang berbeda pandangan dengan tiga rivalnya itu. ”Kami masih menunggu keputusan KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda, dalam rapat dengan klub-klub pada 7 April). Tetapi, tentu kami ingin kompetisi tidak berakhir,” sebut Direktur Umum Feyenoord Mark Koevermans yang dilansir laman FC Update.

Hanya Willem II, SC Heerenveen, Heracles Almelo, dan FC Twente yang sejalan dengan De club aan de Maas, julukan Feyenoord. Sebab, rata-rata klub-klub tersebut dilaporkan berharap dengan hak siar televisi yang terancam hangus andai Eredivisie berakhir prematur. ”Itu mungkin bagus bagi mereka sendiri (Ajax dan kawan-kawan). Bukan untuk Eredivisie. Pada masa-masa seperti ini, mereka seharusnya satu suara,” sindir petenis Belanda pada era 1990-an itu.

Kepada De Telegraaf, Direktur Sepak Bola Ajax Marc Overmars enggan melihat faktor komersial di balik desakannya. Menurut dia, Eredivisie tak bisa berpacu dengan waktu seperti yang jadi keinginan UEFA. ”Liga ini (Eredivisie) sudah mati, kehidupan yang lebih penting. Kenapa masih memikirkan uang? Bukannya kesejahteraan manusia saat ini? Kami berharap KNVB mengambil keputusan yang independen,” kecamnya.

Mantan winger Barcelona itu sampai membandingkan KNVB dan UEFA dengan Donald Trump, presiden AS. ”Perekonomian lebih penting ketimbang mengatasi virus korona,” tambah Overmars. ”Kami tak punya alasan kuat kalau musim ini bisa dimulai kembali,” sambung Direktur Teknik PSV Toon Gerbrands yang dilansir laman Algemeen Dagblad. (*)