Asnawi Mangkualam Terpilih Jadi Pemain Terbaik

25
Asnawi Mangkualam. (net)

Perlahan Asnawi Mangkualam mendapat kepercayaan di klub divisi kedua Liga Korea Selatan Ansan Greeners. Tapi, mantan pemain PSM Makassar itu merasa masih banyak hal yang harus diperbaiki.

Performa Asnawi Mangkualam bersama klub Korea Selatan Ansan Greeners terus meningkat. Setelah berhasil masuk best XI pekan kedelapan K-League 2 musim 2020–2021, Asnawi terpilih sebagai pemain terbaik K-League 2 edisi April 2021.

Namun, Asnawi tetap menjejak bumi. Pemain yang kerap beroperasi sebagai bek sayap itu menyebutkan bahwa penghargaan yang didapat bukan murni karena perjuangannya. Melainkan dukungan dari fan di tanah air.

Ya, terpilihnya Asnawi memang berdasar voting. Dia mendapat suara mayoritas dengan perolehan 99 persen. Catatannya tersebut tentu sangat jauh mengungguli pemain klub K-League 2 lainnya yang masuk nomine. Di antaranya, Kim Hyun-woo (Jeonnam Dragons), Nelson Junior (Anyang), dan Patou (Daejeon). Vote dilakukan 28 April hingga 2 Mei.

Karena itu, Asnawi mengucapkan terima kasih kepada netizen Indonesia yang sudah membantunya dengan cara vote untuk menjadi pemain terbaik April. “Ini bukan karena saya pribadi. Tapi, karena fan yang nge-vote saya. Makasih banyak,” katanya saat meeting virtual dengan awak media.

Asnawi memang menunjukkan progres selama April. Dia mencatat 5 caps bersama Ansan Greeners serta bermain inti dengan rekor 2 kemenangan, 1 imbang, dan 2 kalah.
Namun, Asnawi tidak menduga bisa mendapat penghargaan tersebut. Sebab, dia sadar betul performanya belum begitu maksimal meskipun catatan penampilannya cukup baik.

Di antaranya, jarang bermain full dan masih berkutat untuk meningkatkan stamina.
“Stamina masih ketinggalan jauh. Jadi, itu (mendapat penghargaan) kan bukan berkat saya. Tapi, netizen Indonesia yang nge-vote,” ucapnya.

Baca Juga:  Serunya UEFA EURO 2020™ di MOLA, Kini Tersedia di IndiHome TV!

Bisa menjadi pemain terbaik setidaknya merupakan hiburan tersendiri bagi Asnawi yang saat ini menderita cedera hamstring. Itu didapat ketika bermain melawan Seoul E-Land pada pekan kesembilan K-League 2 Minggu (2/5). Dia terpaksa diganti pada pertengahan pertandingan.

Cedera yang didapat itu membuatnya terlambat bergabung timnas yang saat ini menjalani pemusatan latihan (TC) di Jakarta dan dilanjutkan ke UEA. Asnawi akan menjalani pemulihan sekitar dua pekan. “Pelatnas mungkin langsung ke Dubai. Tapi, tanggalnya belum tahu,” ucapnya.

TC timnas dilakukan untuk menjalani tiga pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Vietnam, Thailand, dan UEA. Meski peluang lolos Indonesia bisa dibilang sudah tertutup, Asnawi memiliki misi tersendiri. “Tentu harapan saya dan tim bisa menaikkan ranking FIFA Indonesia yang ada di bawah,” sebutnya.

Saat ini Indonesia berada di ranking ke-173 dunia. “Saya sebagai pemain asing (di Liga Korsel) juga butuh itu supaya bisa dinilai bagus. Kalau ranking tidak bagus, akan terbawa bagi saya ketika menjadi pemain,” ujarnya.

Perihal peluang, dia optimistis bisa mewujudkan target meraih kemenangan di tiga laga. Meskipun, dia mengakui tim-tim lain seperti Thailand juga berisi pemain yang berkarier di luar negeri. “Tapi, kekuatan kita pemain muda. Semangatnya mungkin lebih bagus dan siap tempur di pertandingan,” paparnya. (raf/c19/ali/jpg)

Previous articleHasil USG Kembar 7, saat Lahir Kembar 9
Next articleMenumpuk di Pintu Penyekatan, Antrean Kendaraan Hingga 8 Kilometer