Carlos Queiroz Lebih Mujur daripada Tabarez

Pelatih timnas Kolombia Carlos Queiroz saat ini digaji Federasi Sepak Bola Kolombia (FCF) Rp 49,2 miliar per tahun. (AFP)

Bukan hanya klub, pandemi Covid-19 juga memberikan efek negatif bagi finansial beberapa federasi sepak bola di dunia. Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF), misalnya. Mereka memberhentikan 400 karyawannya, termasuk tactician Oscar Washington Tabarez, pada akhir Maret lalu.

Beban gaji per tahun Tabarez yang harus ditanggung AUF mencapai USD 2 juta (Rp 32,8 miliar). Bayaran El Maestro –julukan Tabarez– masih kalah jauh jika dibandingkan dengan bayaran per tahun yang dikantongi Carlos Queiroz sejak ditunjuk sebagai entrenador timnas Kolombia pada 7 Februari 2019.

Bayaran per tahun Queiroz mencapai USD 3 juta (Rp 49,2 miliar). Bayaran itu masih kalah jika dibandingkan dengan gaji pelatih Kolombia sebelumnya, Jose Pekerman, yang mencapai USD 6 juta (Rp 98,5 miliar) per tahun.

Untungnya, nasib mantan asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United itu tidak seperti Tabarez. Federasi Sepak Bola Kolombia (FCF) tidak memotong bayarannya tahun ini. Surat kabar lokal, El Tiempo, mengungkapkan bahwa Queiroz ternyata sudah mengajukan permintaan supaya tahun ini gajinya dipotong.

“Sejak awal pandemi korona, Profesor Queiroz (panggilan Queiroz di timnas Kolombia) dan stafnya dengan murah hati menawarkan pengurangan gajinya tahun ini kepada Komite Eksekutif FCF,” ungkap Presiden FCF Ramon Jesurun.

Namun, Jesurun tidak menyebutkan nilai pengurangan yang diminta Queiroz dan stafnya. “Saat ini itu (pengurangan gaji pelatih, red) belum diperlukan. Namun, ini sudah dapat menyimpulkan sikap sebagai seorang pria yang terhormat,” tutur Jesurun yang masih menjabat vice president Konfederasi Sepak Bola Amerika Latin (Conmebol).

Finansial kuat di balik FCF menjadi alasannya. Misalnya, yang diberitakan laman El Deportivo. Kondisi finansial FCF diklaim masih aman. Bahkan, di tengah goncangan finansial yang dialami klub-klub di bawah naungannya di liga domestik Kolombia, FCF masih memberi bantuan insentif. Baik kepada klub-klub di Liga BetPlay Dimayor (level teratas Liga Kolombia) maupun yang ada di bawahnya. (*)