Pelaksanaan Porprov Bakal Diundur

Ketum KONI Sumbar, Syaiful ketika memberikan keterangan Pers kepada awak media di gedung KONI Sumbar beberapa waktu lalu. (IST)

Penyebaran pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang kian hari makin mengkhawatirkan di Sumbar, tidak hanya berdampak pada ekonomi masyarakat, namun juga berdampak kepada bidang keolahragaan.

Sebelumnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, berdasarkan keputusan KONI pusat memastikan menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, hingga tahun depan.

Kini, induk organisasi olahraga tertinggi di Sumbar tersebut, juga berencana untuk menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), yang semula direncanakan akhir tahun ini.

Namun untuk memastikan kebijakan tersebut, KONI Sumbar masih bakal berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, masing-masing daerah terkait pelaksanaan iven olahraga tertinggi di ranah Minang tersebut, termasuk dengan seluruh pengurus cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov nanti.

”Besar kemungkinan Porprov juga ditunda. Namun untuk pastinya, KONI Sumbar tentunya akan koordinasi dulu dengan Dispora serta lembaga terkait lainnya, terkait rencana penundaan ini,” kata Ketum KONI Sumbar, Syaiful kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, langkah tersebut diambil, mengingat sulitnya panitia lokal di berbagai daerah dalam melakukan persiapan Porprov XV. Begitu juga dengan para atlet yang juga mengalami kendala dalam menjalani latihan yang akan bertanding ke berbagai daerah pelaksana Porprov nantinya.

Selain itu, permintaan untuk melakukan penundaan pelaksanaan Porprov tersebut, juga berasal dari sejumlah daerah di Sumbar, yang mengaku tidak memiliki anggaran untuk melakukan persiapan sebagai tuan rumah pelaksana cabang olahraga.

Karena, dana yang telah dianggarkan sebelumnya untuk pelaksanaan Porprov tahun ini, juga sudah terkuras untuk penanganan virus korona. Untuk itu mereka meminta agar pelaksanaannya bisa ditunda tahun depan.

“Sejumlah daerah yang jadi tuan rumah bersama, seperti Pariaman, Tanahdatar dan Agam mengirim surat untuk dilakukan penundaan. Sebab dana daerah sudah habis dialihkan untuk penanggulangan Virus Corona,” sebutnya.

Meski demikian, pihaknya juga tidak bisa mengambil keputusan sendiri untuk melakukan penundaan tersebut, karena selain akan melakukan rapat dengan Dispora dan pengurus cabang olahraga terkait lainnya, pihaknya juga akan menyurati Gubernur Sumbar terkait pelaksanaan Porprov ini dan juga menyampaikan permintaan masing-masing daerah.

”Kami juga merasa prihatin dengan apa yang dirasakan masing-masing daerah saat ini. Untuk itu, KONI Sumbar bakal menyurati Gubernur Sumbar, karena bagaimana pun juga, pelaksanaan Porprov ini juga menyangkut Surat Keputusan Gubernur Sumbar,” tegas mantan Wakil Ketua Umum KONI Sumbar dan juga pengacara tersebut.

Kepala Dispora Sumbar, Bustavidia juga tidak menampik, jika seluruh daerah di Sumbar saat ini terkonsentrasi dalam penanganan covid-19. Karena itu, dia juga mendukung rencana KONI Sumbar untuk melakukan penundaan terhadap pelaksanaan Porprov nantinya.

“Memang, seluruh Pemkab dan Pemko, termasuk Pemprov saat ini fokus dalam penanggulangan virus korona. Tak sedikit juga anggaran yang telah direncanakan untuk program tertentu sebelumnya, dialihkan untuk penanganan persoalan pandemi ini,” kata mantan Sekretaris Disdik Sumbar tersebut.

Ditegakan, jika memang kondisi tidak memungkinkan, tidak ada salahnya juga untuk melakukan penundaan terhadap pelaksanaan Porprov. Karena, hingga kini belum bisa dipastikan kapan virus korona tersebut akan berakhir.

Seperti diketahui sebelumnya, ajang pertandingan gengsi daerah di bidang olahraga ini, sesuai jadwal akan dilaksanakan akhir tahun ini. Bahkan untuk menyukseskan agenda dua tahunan tersebut, KONI Sumbar bersama daerah tuan rumah pelaksana serta Pengprov sudah merancang program sejak tahun lalu. (zul)