Kontingen Sumbar Ditarget 16 Emas

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. (net)

Pengunduran pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada Oktober 2021, tidak menyurut tekad Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar memotivasi para agar atlet agar bisa memberikan yang terbaik untuk Ranah Minang nantinya.

Bahkan, pada event tertinggi di tanah air nantinya, Pemprov Sumbar menumpangkan harapan agar kontingen Sumbar bisa meraih 16 emas atau bisa menembus rangking 10 besar dari 34 provinsi yang ikut ambil bagian di PON nanti.

“Ya, semoga (kontingen Sumbar) bisa masuk 10 besar dengan target medali emas sebanyak 16 keping,” sebut Wagub Sumbar, Nasrul Abit di sela-sela peninjauan latihan bersama atlet Sumbar yang lolos PON XX Papua di Sport Hall Komplek GOR H Agus Salim, Padang, Sabtu (8/8).

Target ini dipasang, tentu sebagai penambah semangat dan motivasi atlet, pelatih dan jajaran KONI Sumbar guna melakukan serangkaian upaya maksimal dalam meraih prestasi terbaik di ajang PON XX Papua nanti. “Meraih medali emas di ajang PON itu berat, tapi kalau yakin, percaya diri serta atlet bisa berlatih dengan baik dan terarah oleh pelatih, itu bisa diraih,” sebut Nasrul.

Sebagaimana diketahui, pada PON XIX Jawa Barat Sumbar 2016 lalu, kontingen ranah Minang ini mengeloksi 14 medali emas, 10 medali perak, dan 20 medali perunggu atau bertengger di peringkat 11 dari 34 provinsi di Indonesia.

Menanggapi target yang disampaikan Wagub Sumbar, Ketua KONI Sumbar, Syaiful mengaku, masih tetap optimistis dengan target yang disampaikan Pemprov Sumbar. Karena itu, jauh-jauh hari sebelumnya, pihaknya juga sudah mewanti-wanti para atlet, pelatih dan pengurus agar Sumbar bisa menoreh prestasi lebih baik lagi di PON nanti.

Baca Juga:  (2) AC Milan vs Bologna (0) Jangan Bicarakan Umur Ibra

“Kita sedang berupaya untuk (target) itu, dan inilah yang harus dan sedang kita siapkan bersama atlet dan pelatih serta Pengprov Cabor yang lolos ke PON XX 2021 Papua, untuk bisa memaksimalkan program latihan yang telah disusun,” sebut Syaiful.

Untuk itu, tambah Syaiful, KONI Sumbar meminta atlet dan pelatih untuk berlatih dengan giat, sehingga prestasi nantinya bisa sesuai dengan apa yang menjadi harapan Pemprov Sumbar. Karena tidak bisa dipungkiri, yang paling menentukan, apakah akan mendapat prestasi dan medali nantinya adalah atlet itu sendiri.

“KONI sebagai instansi teknis akan mempersiapkan dan mengupayakan segala hal yang dibutuhkan atlet dan pelatih dalam berlatih, seperti sarana dan prasarana, uang saku, termasuk biaya untuk uji coba. Kita sudah siapkan dengan dana yang ada,” sambungnya.

Ketika ditanya berapa dana yang dibutuhkan untuk persiapan PON di 2021 nanti, Syaiful menyebutkan, dibutuhkan dana sekitar Rp 40 miliar untuk persiapan hingga keberangkatan ke PON XX 2021 Papua nanti.

“Untuk itu kita sangat berharap kepada Pemprov dan DPRD Sumbar dana yang dibutuhkan bisa masuk dalam APBD 2021 nanti. Karena jelang turun di PON nanti, tentunya banyak rangkaian uji coba yang perlu diikuti para atlet, untuk mengukur sejauh mana kemampuannya setelah menjalani latihan,” ujarnya. (zul)