Timnas Didominasi Pemain Muda, Fachruddin Aryanto Merasa Tua

ilustrasi. (Jawapos.com)

Stoper Fachruddin Aryanto mulai menikmati agenda pemusatan latihan Timnas Indonesia. Dia bersama rekan-rekannya telah berlatih di bawah arahan arsitek Shin Tae-yong, di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (7/8).

Namun, Fachruddin menyebutkan, pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia kali ini agak berbeda dibanding biasanya. Mayoritas pemain yang dipanggil berusia masih muda. Fachruddin bahkan hanya satu dari beberapa pemain yang telah memasuki usia kepala tiga.

Pemain asal Klaten, Jawa Tengah itu mengaku merasa lebih tua dari biasanya, karena harus berhadapan dengan banyak pemain muda. Sebut saja Rachmat Irianto, Koko Ari Araya, Febri Hariyadi, Arif Satria, Asnawi Mangkualam, dan masih banyak yang lain.

”Saya termasuk yang tua di sini, ya rasanya memang sudah tua. Rasanya ada tantangan baru. Saya harus cepat akrab dengan anak-anak muda di sini,” ucap pemain berusia 31 tahun itu, Minggu (9/8).

Sebenarnya, Fachruddin bukanlah pemain tertua yang dipanggil ikut TC di skuat Garuda. Dia tercatat sebagai pemain keempat tertua setelah Ilija Spasojevic, Irfan Bachdim, dan Rivky Mokodompit. Hanya, nama pertama itu masih belum bergabung dengan Timnas Indonesia. Spasojevic masih absen karena alasan keluarga.

Pemain milik Madura United itu juga sudah lama tidak mendapat panggilan bergabung dengan Tim Merah Putih. Hal ini membuatnya sedikit memerlukan adaptasi dengan beberapa nama-nama baru.

“Kalau canggung sih tidak, cuma waktu awal kumpul kami jaga jarak saja. Tapi, itu juga karena faktor masih pandemi dan harus mengikuti protokol kesehatan. Waktu hasil swab test keluar, kami lebih tenang dan bisa ngobrol santai,” tutur kapten Madura United itu.

Fachruddin merupakan pemain senior Timnas Indonesia dengan jumlah caps yang cukup banyak, yaitu 35 penampilan. Dia mulai membela Timnas Indonesia senior pada 2012, saat masih berusia 23 tahun.

Bahkan, pemain berpostur 180 cm ini juga pernah menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia. Fachruddin juga tercatat sebagai satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang tampil dalam empat edisi Piala AFF secara beruntun, yaitu pada 2012, 2014, 2016, dan 2018.

Di sisi lain, dimulainya TC perdana tersebut, ternyata membuat para pemain Timnas bersemangat. Seperti disampaikan punggawa Timnas Senior, Nadeo Argawinata. Ia mengaku sudah sangat menunggukan dimulainya latihan.

”Saya sangat antusias menjalani latihan hari ini (Jumat (7/8), red), mungkin karena ini adalah pemusatan latihan yang kami nantikan sejak mulai dikumpulkan. Tentu ini menjadi awal baik bagi kedua tim,” tuturnya.

Baca Juga:  (0) Chelsea vs Liverpool (2): Mahal yang Belum Meyakinkan

Sejalan dengan ’adiknya’ Beckham Putra Nugraha di tim nasional U-19. “Saya dan teman-teman merasa sangat senang bisa kembali latihan, setelah hampir 15 hari tidak latihan di lapangan. Tentu berbeda antara latihan mandiri di rumah dengan di lapangan rumput. Jadi saya lebih bisa menikmatinya. Persiapan saya lebih ke menjaga fisik dan kebugaran sebaik mungkin. Tak lupa juga mental, terutama kesehatan,” ungkapnya.

Beckham juga harus beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah-tengah pandemi Covid-19, yang dialami oleh Indonesia dan juga dunia saat ini. “Dengan kondisi pandemi Covid-19 sekarang, tentu saya juga harus mengikuti protokol kesehatan. Memakai masker, membawa handsanitizer menjaga kebersihan, karena virus korona ini kalau kita hidup kotor, kemungkinan bisa terkena, jadi saya harus membiasakan hidup bersih,” ceritanya.

Pemain kelahiran Bandung, 18 tahun silam ini juga berpesan kepada pecinta sepakbola di Indonesia. “Saya berpesan untuk kita semua supaya bisa tetap menjaga kebersihan dan kesehatan diri, karena semuanya itu dimulai dari diri kita sendiri. Kalau bukan kita, siapa lagi? Indonesia bisa dan harus terbebas dari Covid-19,” tutupnya.

Proyeksi TC Kolsel dan Eropa
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, TC timnas Indonesia juga akan dilakukan di luar negeri. Opsi negaranya antara Korea Selatan dan di Eropa. “Beberapa negara Eropa yang menjadi pilihan yaitu Belanda, Perancis, dan Jerman. Yang jelas PSSI terus melakukan upaya terbaik dan memberikan dukungan penuh program dari pelatih Shin Tae-yong untuk timnas Indonesia,” ujar Mochamad Iriawan.

Sebab, TC timnas Indonesia ditujukan untuk persiapan menghadapi tiga pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Yakni melawan tuan rumah Thailand (8/10/2020), menjamu Uni Emirat Arab (13/10/2020), dan tandang ke Vietnam (12/11/2020).

Sedangkan timnas U-19 digembleng di TC ini untuk mengikuti Piala AFC U-19 2020 yang akan berlangsung 14 hingga 31 Oktober mendatang di Uzbekistan. Garuda Muda berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran. Latihan timnas senior dan U-19 yang dimulai Jumat dipimpin langsung pelatih Shin Tae-yong dengan protokol kesehatan yang ketat. Setiap pemain dan ofisial telah melaksanakan rapid test dan swab test. (wur/jpg)