Kuncinya Bermain Lepas dan Tenang

ilustrasi. (net)

Ketat. Begitulah kata yang agaknya pas untuk menggambarkan secara ringkas persaingan para pebulu tangkis putri Indonesia di Mola TV PBSI Uber Cup Simulation 2020. Khususnya pada pertandingan-pertandingan yang mempertemukan tim Banteng kontra tim Harimau di Kompleks Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, kemarin.

Pasalnya setelah empat pertandingan berlalu, tidak satu tim pun yang memastikan kemenangan. Pasalnya, mereka saling mengalahkan. Pada pertandingan pertama yang tunggal putri tim Harimau, Putri Kusuma Wardani, mampu menjinakkan seniornya dari tim Banteng, Ruselli Hartawan. Pebulu tangkis muda itu menang dua game langsung, 21-14, 21-17.

Namun pada pertandingan kedua tim Banteng mampu mengimbangi kedudukan jadi 1-1. Ini setelah ganda putri tim Banteng, Apriyani Rahayu/Amallia Cahaya Pratiwi membungkam lawannya Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah. Pertandingan tersebut berlangsung dalam tiga game dengan hasil akhir, 13-21, 21-18, 21-19.

Tim Harimau bisa kembali unggul 1-2 setelah tunggal kedua mereka Asty Dwi Widyaningrum menang dua game langsung dari Choirunnisa. Meski bermain dua game, tak mudah bagi Asty menaklukan Choirunnisa. Pada game pertama dia menang dengan skor 21-19. Sedangkan di game kedua harus bekerja lebih keras lagi untuk meraih kemenangan 23-21.

Di pertandingan keempat, tim Banteng lagi-lagi mampu menyamakan kedudukan jadi 2-2. Pasalnya, ganda putri mereka, Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose menang atas Agatha Imanuella/Nita Violina Marwah.

Seperti pada ganda putri pertama, ganda putri kedua ini juga harus dilangsungkan dalam tiga game. Sempat kalah pada game pertama 16-21, Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose bangkit di game kedua. Mereka pun menyamakan kedudukan 1-1 lewat kemenangan 21-17. Pada game ketiga skor identik kembali tercipta untuk 21-17 untuk kemenangan Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose.

Baca Juga:  Wagub: Kekompakan Pengurus KONI dan Atlet Harus Dijaga

Sebagaimana dilansir laman resmi PBSI, kemenangan ganda kedua tim Banteng tersebut cukup mengejutkan. Sebab, yang dikalahkan Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose adalah senior mereka.

“Kami tidak menyangka bisa menang karena jarak usianya cukup jauh, mereka lebih banyak pengalaman dari kami,” ujar Rachel. “Kunci kemenangan kami adalah main lepas, main tanpa beban dan lebih tenang. Kami juga lebih tahan di pertandingan tadi,” sambung Meilysa.

Nah, Ester Nurumi Tri Wardoyo menjadi penentu kemenangan tim Banteng usai mengalahkan Bilqis Prasista, 21-13, 21-12 pada pertandingan kelima. Tim Banteng pun memastikan kemenangan atas tim Harimau dengan skor 3-2 di laga pertama mereka di PBSI Uber Cup Simulation 2020.

“Saya lebih banyak mengontrol lawan karena saya tahu lawan bolanya bagus. Saya mencoba untuk main nothing to lose, walau rasanya beda sih karena kedudukan sudah 2-2,” ucap Ester.

Dia pun mengaku senang bisa bermain di simulasi ini. “Saya dapat pengalaman satu tim dengan pemain senior dan didampingi pelatih senior yang sudah banyak pengalaman,” lanjut Ester yang merupakan adik kandung pemain tunggal putra pelatnas, Chico Aura Dwi Wardoyo. (cip)