Petrucci Berjaya di Trek Basah

10
Danilo Petrucci. (net)

Danilo Petrucci menjadi juara MotoGP Prancis 2020 di Le Mans. Alex Marquez secara mengejutkan finis kedua. Sementara itu, Pol Espargaro dari KTM naik ke podium ketiga.
Balapan dimulai dalam kondisi basah. Hujan deras turun di Le Mans. Start sampai harus ditunda selama sepuluh menit. Ini adalah balapan basah pertama sejak GP Valencia pada 2018.

“Tidak bisa dipercaya saya sangat bahagia,” ucap Petrucci dalam wawancara setelah balapan. “Ketika saya melihat hujan, saya berpikir mungkin saya bisa menang. Saya selalu kuat dalam hujan,” tambahnya.

“Saya sudah menunggu lama untuk menang lagi. Dan sekarang saya bisa menang lagi. Saya sangat-sangat bahagia. Saya persembahkan ini kepada orang-orang yang percaya kepada saya, terutama dalam masa-masa sulit,” kata Petrucci lagi.

Pada lap pertama, para pembalap Ducati langsung melesat. Jack Miller (Pramac Racing) dan duo tim pabrikan Ducati Danilo Petrucci serta Andrea Dovizioso memimpin di depan.
Sementara itu, para pembalap Yamaha yang mendominasi saat kualifikasi langsung melorot. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) mengalami nasib nahas. Balapan baru berlangsung satu lap, mereka langsung terdepak keluar dari posisi 16 besar.

Sementara itu, peraih pole position dan pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo juga kedodoran. Saat balapan menyisakan 14 lap, pembalap Petronas Yamaha itu juga masih berada di posisi ke-11.

Posisi trio Ducati yakni Petrucci, Dovizioso, dan Miller masih mendominasi saat balapan kurang 13 lap lagi. Pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins terus membayangi mereka dan dengan konsisten ada di posisi keempat.

Saat balapan kurang delapan lap lagi, Miller malah keluar trek. Motornya mengalami masalah teknis. Yang juga nahas adalah nasib Rins. Berada di posisi kedua pasca keluarnya Miller, dia malah terjatuh, tepat satu lap kemudian langsung di tikungan pertama.

Baca Juga:  Quartararo Wajib Pangkas Jarak

Kondisi ini membuat rookie Repsol Honda Alex Marquez menyodok ke peringkat ketiga. Bahkan, saat balapan menyisakan tiga lap, dia melesat ke peringkat kedua.
Inilah kemenangan dan podium pertama Petrucci pada musim ini. Lebih jauh lagi, bagi Ducati, ini adalah kemenangan perdana di Le Mans.

Bagi Alex Marquez ini adalah kebangkitkan luar biasa. “Ini adalah perasaan yang sangat luar biasa,” kata Alex dalam wawancara setelah balapan. “Saya sangat percaya diri hari ini. Saya yakin, secara step-by-step bisa melewati mereka. Saya punya kans menang, saya sangat fight dan bertarung keras. Saya bangga dengan apa yang saya raih,” imbuh Alex.

Podium kedua itu jadi hasil terbaik Alex Marquez pada musim perdananya di MotoGP. Sepanjang musim ini, Alex memang kedodoran dalam menaklukkan motor Honda. Rookie Repsol Honda tersebut tidak sekalipun berada di posisi enam besar dalam delapan balapan sebelum hari ini.

Posisi terbaiknya hanyalah peringkat ketujuh pada GP Emilia-Romagna di Sirkuit Misano. Bahkan, dalam lima dari enam race terakhir, Alex selalu keluar dari posisi 10 besar.
Apa yang terjadi pada balapan hari ini sangat luar biasa. Start dari posisi ke-18, Alex tampil luar biasa dalam race yang berlangsung dalam kondisi basah tersebut.

Dia melesat menyalip satu demi satu pembalap yang ada di depannya. “Saya berterima kasih kepada tim. Mereka mendukung saya dalam latihan dan race. Dan hari ini, saya bisa memberikan yang terbaik,” tukas Alex. (jpg)