Tyson vs Holyfield Episode III?

Mike Tyson dikabarkan bakal naik ring lagi. (PUNIT PARANJPE/AFP)

Legenda tinju kelas berat Mike Tyson makin membuat penasaran pencinta tinju dunia. Dalam video yang diunggahnya di Instagram, mantan juara dunia tinju kelas berat itu menghadap ke kamera dan mengatakan kalimat penutup, “I’m back (Aku kembali).”

Seminggu sebelumnya, dalam video yang sama tapi berdurasi lebih pendek, dia memperlihatkan bahwa dirinya masih bertenaga melayangkan pukulan dalam latihan di sebuah gym.

Ucapan Tyson tersebut makin membuat publik yakin bahwa desas-desus yang menyebut dia bakal kembali naik ring memang benar adanya. Kabar itu sudah santer berembus seminggu terakhir di media-media Amerika Serikat (AS). Itu sejak video pendek latihan yang juga diunggahnya di Instagram tadi viral di jagat maya.

Saat dikonfirmasi, Tyson membenarkan keinginannya kembali bertinju. Namun, dia menyebut hanya untuk sebuah partai ekshibisi sebagai keperluan penggalangan dana orang-orang yang terdampak pandemi covid-19.

”Aku rasa, untuk tiga atau empat ronde partai ekshibisi, aku masih mampu. Aku memang kembali ke gym untuk itu,” jelasnya seperti dilansir Yahoosports.

Viralnya video Tyson yang pertama Minggu lalu sendiri hanya selang sehari dari munculnya video latihan mantan lawan bebuyutannya di kelas berat dulu, yakni Evander Holyfield. Saat itu mantan petinju yang kini telah berusia 57 tahun tersebut juga menyebut ingin kembali bertarung untuk sebuah laga amal.

Karena itu, santer disebutkan bahwa calon lawan Tyson di laga ekshibisi ini tidak lain adalah Holyfield. Jika terjadi, itu akan menjadi pertemuan ketiga bagi keduanya. Duel terakhir Holyfield kontra Tyson terjadi pada 1997.

Pertarungan tersebut menjadi sangat ikonik di sejarah tinju kelas berat. Sebab, Tyson didiskualifikasi setelah mencokot telinga Holyfield sampai cuil.

Jawaban Holyfield saat ditanya potensi bertemu Tyson lagi di laga amal masih menggantung. Seperti dikutip Telegraph, dia malah meminta menanyakan hal itu kembali kepada Tyson.

”Aku tidak mungkin meminta orang melakukan sesuatu yang tidak ingin dia lakukan. Tapi, jika itu terjadi dan untuk sebuah charity, ini akan menjadi win, win, win,” ucap Holyfield. (irr/c19/ttg/jpg)