Liga 1 2021 Dirancang Kickoff pada 11 Juni

8
Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita. (net)

PT Liga Indonesia Baru (LIB) bakal mengirim proposal permohonan izin keramaian untuk pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 musim 2021 kepada pihak kepolisian. Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita menuturkan, rancangan untuk penyelenggaraan kompetisi sudah masuk tahap final.

“Rencananya, paling lambat minggu depan di-propose ke Mabes Polri,” ujarnya kepada Jawa Pos (grup Padang Ekspres) Selasa (13/4).

Pria yang akrab disapa Lulu itu menyatakan, isi proposal yang paling utama berkaitan dengan protokol kesehatan (prokes) agar pemain tidak terpapar Covid-19. Perihal prokes, pihaknya sudah memiliki pengalaman di Piala Menpora yang masih berlangsung. Prokes yang diterapkan dalam ajang pramusim itu cukup efektif dan berjalan lancar.

Karena itu, kata dia, prokes yang dijalankan di Piala Menpora tidak berbeda jauh dengan liga nanti. Sebelumnya, Polri menyatakan akan menerbitkan izin keramaian Liga 1 dan Liga 2 2021 jika Piala Menpora 2021 berjalan baik. Sesuai dengan rambu-rambu yang ditetapkan.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga menilai positif penyelenggaraan Piala Menpora saat melakukan inspeksi di Stadion Manahan, Solo, pada 25 Maret. Karena itu, sinyal positif Kapolri dan dukungan penuh dari pemerintah melalui Kemenpora membuat LIB optimistis bisa mendapat izin untuk menyelenggarakan kompetisi Liga 1 yang direncanakan bergulir pada 11 Juni 2021 hingga 11 Maret 2022. Sementara itu, Liga 2 2021 berlangsung pada 26 Juni sampai 27 November 2021.

“Kami optimistis. Tentu harus berdasar proposal yang komprehensif karena Liga 1 dan Liga 2 melibatkan banyak klub (18 + 24, red),” ucapnya.

Baca Juga:  Dobel-Dobel Terbaik untuk Conte

Kaji Penonton Terbatas
Terpisah, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menuturkan bahwa akan melakukan pengkajian untuk penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 dengan penonton secara terbatas. Hal ini dilakukan menyusul adanya evaluasi pada pelaksanaan Piala Menpora 2021.

Menpora mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi bersama pihak terkait, antara lain bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) hingga PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebelum memperbolehkan adanya penonton di stadion.

“Ini harus kita kaji betul, kan pernyataan saya agar kita tidak gegabah, kita tidak mendiamkan, kita tetap melakukan pengkajian,” ungkap dia dalam Telekonferensi Pers, Rabu (14/4).

Saat ini, pihaknya juga belum mendapatkan informasi mengenai penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 untuk musim 2021-2022. Untuk itu, kajian akan dilakukan bersama-sama sebagai landasan untuk mendapat izin dari Polri.

“Jadi kita akan ada rakor karena pihak Polri akan meminta rekomendasi kita, jadi proses itu tetap dan pengelola liga akan memproses izin itu, saya ingin benar-benar kajian kita menjadi dasar agar kepolisian mengizinkan,” imbuhnya.

Pihaknya juga akan menyampaikan langsung terkait dengan perizinan adanya penonton atau tidak pada saat akan dimulainya Liga 1 dan 2. “Iya (diumumkan), karena dalam izin itu kan syarat-syaratnya ada, liat pramusim, itu disampaikan pertandingan tanpa penonton, misalnya (Liga 1 dan Liga 2) tetap belum ada penonton, tetap disampaikan,” pungkasnya. (raf/c19/ali/jpg)

Previous articleJambret Diringkus setelah 5 Kali Beraksi
Next articleTak Hanya Menanam, Juga Merawat, Kepala BNPB Apresiasi Pemko Pariaman