Diuntungkan Pengunduran Jadwal, Timnas Indonesia U-16 Rancang Ulang Persiapan

10
Pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti. (Foto: IST)

Timnas Indonesia U-16 menyambut positif mundurnya Piala Asia. Sebab, Garuda Asia sejauh ini memang kurang persiapan. Pandemi korona yang belum mereda membuat para pemain hanya melakukan latihan mandiri sesuai instruksi pelatih.

Training camp yang sudah disusun pun harus dilakukan secara virtual. Padahal, target cukup tinggi diemban Marselino Ferdinan dan kawan-kawan. Yaitu, lolos fase grup. Syukur-syukur bisa tembus ke semifinal untuk lanjut ke Piala Dunia U-17 di Peru tahun depan. Untuk persiapan, sepanjang 2020 hanya TC dua kali.

Pelatih timnas U-16 Bima Sakti mengaku bersyukur ketika tahu Piala Asia U-16 mundur. Jadwal yang awalnya pada 16 September–3 Oktober akhirnya mundur pada 25 November–12 Desember. Menurut dia, banyak hal positif yang bisa diambil.

Walau harus kembali merancang program yang sudah tersusun di jadwal awal, Bima tak masalah. Dia menyebut program yang ada bisa disesuaikan. Kondisi para pemainnya saat ini juga tidak drop karena selalu dalam pantauan selama latihan mandiri.

Salah satu keuntungan dengan mundurnya jadwal adalah harapan untuk melakukan TC secara langsung bisa terjadi. Bima menjadwalkan akan mengumpulkan anak asuhnya pada Juli di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. “Kami saat ini juga tetap melihat perkembangan kapan bisa dimulai pemusatan latihan di lapangan,” terangnya.

Nah, pada Juli itu, serangkaian uji coba akan dicanangkan. Tentu, mantan pemain Gresik United itu sadar tidak mudah jika langsung beruji coba dengan tim-tim dari luar negeri. “Mungkin yang pertama dengan tim internal dulu,” tuturnya.

Jika situasi memungkinkan, Bima ingin anak asuhnya beruji coba dengan tim luar negeri. Sebab, timnas U-16 butuh lawan yang seimbang atau berada di atasnya untuk mematangkan strategi di Piala Asia. Drawing dilaksanakan pada 18 Juni mendatang.

Timnas U-16 sendiri berada di pot kedua. Di dalamnya, ada negara-negara besar dalam sepakbola seperti Australia, Oman, dan Korea Utara. Bima saat ini sedang berkoordinasi dengan Direktur Teknik Timnas Indra Sjafri mengenai program dan kemungkinan calon lawan uji coba. “Coach Indra Sjafri akan membantu mencarikan solusi untuk timnas U-16,” paparnya.

Jika Juli TC dan ada serangkaian uji coba, pada Agustus mendatang Bima sudah punya rencana lain. Dia ingin anak asuhnya mengikuti turnamen internasional. Hal itu dilakukan untuk menguji kualitas bermain dan mental anak asuhnya dalam menjalani sebuah turnamen berskala internasional.

Sementara itu, Indra Sjafri mengaku sudah memaparkan beberapa program, baik untuk timnas U-16, U-19, senior, hingga timnas putri, kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Pemaparan itu sudah dilihat dan didukung penuh oleh Iwan Bule, sapaan Mochamad Iriawan. ”Kami memaparkan berbagai program untuk timnas dengan melihat situasi terkini yang masih dalam masa pandemi covid-19,” jelasnya. (rid/jpg)