Bantah Tolak Program STY, Indra Sjafri: Saya Sudah Diskusi Intens

21
Indra Sjafri bersama dan Shin Tae Yong saat melatih timnas Indonesia. (Foto: IST)

Pandemi Covid-19 yang belum mereda membuat pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong bingung. Sebab, dia harus segera mempersiapkan timnas senior jelang pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala AFF 2020.

Sejauh ini, Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan baru satu kali latihan. Beban itu belum termasuk timnas U-19 yang juga butuh training camp secara serius. Jadi, tidak hanya virtual seperti beberapa bulan terakhir.

Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengungkapkan, saat ini pihaknya tidak bisa memastikan kapan Shin Tae-yong datang ke Indonesia. Sebab, pandemi Covid-19 belum bisa diprediksi kapan berakhir.

”Memang dalam kesempatan pertama, STY (inisial Shin Tae-yong) dan timnya akan datang Juli. Tapi sambil melihat situasi Covid-19 ya, baik di Indonesia ataupun di negaranya. Kalau mereda, pasti dia akan datang,” terangnya.

Yunus sudah menyerahkan semua hal terkait timnas kepada Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri. Menurut dia, eks pelatih timnas Indonesia U-19 itu sudah berkomunikasi intens dengan Shin Tae-yong. Termasuk apa program yang bisa dilakukan dalam waktu dekat.
“Tanya ke coach Indra saja, termasuk usulan regulasi U-20 yang muncul ketika nanti kompetisi berjalan,” bebernya.

Indra Sjafri ketika ditanya Jawa Pos (grup Padang Ekspres) membenarkan bahwa pihaknya sudah menyusun beberapa hal soal timnas. Baik senior, U-19, U-16, maupun timnas putri. “Jadi, ditunggu saja, ini semua sedang kami susun dan persiapkan segala sesuatu untuk TC dengan situasi covid-19,” tutur Indra.

Tentu jadwal yang disusun harus secepatnya dilaksanakan. Seperti diketahui, agenda timnas senior sangat padat. Untuk lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022, timnas akan tandang ke Thailand pada 8 Oktober.

Setelah itu, pada 13 Oktober, timnas akan menjamu Uni Emirat Arab di kandang sendiri. Lantas, dilanjutkan away di laga terakhir babak penyisihan grup melawan Vietnam pada 12 November mendatang.

Nah, karena sangat mepet, sempat muncul perselisihan antara PSSI dan Shin Tae-yong. Menurut sumber internal Jawa Pos, pelatih 51 tahun itu meminta timnas untuk tidak TC di Indonesia. Dia meminta TC di Korea Selatan. Alasannya tak lain agar Merah Putih bisa punya lawan tanding kelas dunia.

Namun, menurut sumber internal tersebut, program yang diminta Shin Tae-yong ditolak. Indra pun menampik pernyataan dari sumber Jawa Pos. Bahkan, dia menyatakan tidak benar bahwa program dari Shin Tae-yong ditolak PSSI.

“Yang benar itu kami saat ini sedang merancang TC timnas U-16, U-19, dan senior dengan sangat hati-hati karena kondisi pandemi. Mulai cara menyiapkan pemilihan tempat hingga penerapan protokol kesehatan,” paparnya.

Belum lagi, agenda kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan dijalani timnas senior bersamaan dengan event internasional lainnya, yakni Piala Asia U-19 di Uzbekistan. “Saya sudah diskusi intens. Baik dengan PSSI maupun tim pelatih secara virtual. Dan semua harus berpikir dengan situasi pandemi sekarang, bukan situasi normal,” tegasnya. (rid/jpg)