Coppa Italia Dulu, Baru Lanjutkan Serie A

Pemain depan AC Milan Swedia Zlatan Ibrahimovic (tengah) mengambil bagian dalam sesi latihan tim liga Swedia Hammarby IF di Tele 2 Arena pada 17 April 2020 di Stockholm. (AFP)

Dari lima liga elite Eropa yang saat ini tertunda karena pandemi Covid-19, Serie A memiliki sisa laga terbanyak dengan 12 giornata. Itulah yang memunculkan wacana tiap tim bermain tiga hari sekali. Wacana tersebut ditawarkan jika kompetisi tertinggi Italia itu dilanjutkan pada Juni. Hanya, wacana tersebut masih rentan untuk berantakan. Sebab, masih ada agenda Coppa Italia yang tersisa. Yakni, second leg semifinal dan final.

Menurut La Repubblica, FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) saat ini tengah mempertimbangkan wacana baru untuk memulai lagi sepak bola Italia. Yakni, menuntaskan second leg semifinal Coppa Italia terlebih dahulu. Agenda tersebut mempertemukan Juventus kontra AC Milan dan Napoli melawan Inter Milan. Sebelumnya, latihan tim bakal dimulai pada 4 Mei, dengan estimasi sebulan untuk menyiapkan pemain tampil di lapangan.

Setelah dua laga itu selesai, barulah Serie A dilanjutkan. Kemudian, final Coppa Italia juga jadi penutup sepak bola Italia musim ini dan tetap bergulir pada musim panas. Rencananya, laga final yang dihelat di Stadio Olimpico, Roma, itu dilaksanakan pada akhir Juli. Meski, sangat mungkin semua pertandingan digeber tanpa penonton.

”Selalu ada risiko (salah satunya dari segi kesehatan, Red) untuk memulai lagi (sepak bola Italia) dalam kondisi saat ini,” kata Giovanni Rezza, direktur departemen penyakit menular di Istituto Superiore, Sanita, seperti dilansir Football Italia. ”Dan, FIGC sedang memikirkan langkah-langkah untuk mengurangi risiko tersebut demi semua pihak yang terlibat di sepak bola Italia,” ujarnya.

Salah satu risiko terbesar adalah kerugian secara ekonomi. Dengan tanpa penonton, semua tim akan kehilangan pemasukan dari tiket stadion. Kondisi itu membuat beberapa klub papan bawah Serie A seperti Sampdoria dan Brescia lebih memilih kompetisi berakhir saat ini. Sebab, mereka tidak perlu merugi dalam jumlah lebih besar lagi.

Apalagi, meski penonton tidak bisa ke stadion, ada kans mereka juga yang tidak bisa menikmati Serie A dari rumah. Itu dipicu kebijakan lockdown yang berlaku bagi semua orang yang berpengaruh pada perekonomian. Sebab, hak siar Serie A berbayar. Di antaranya, melalui Sky Sport Italia dan atau DAZN.

Nah, itulah yang jadi pertimbangan utama bahwa memprioritaskan second leg Coppa Italia lebih realistis saat ini. Sebab, ajang kelas dua Italia tersebut bisa dinikmati secara cuma-cuma. Itu karena hak siar dipegang RAI. Meski, Sky Sport Italia dan DAZN juga menyiarkan Coppa Italia. Artinya, menyelesaikan second leg Coppa Italia terlebih dahulu terdengar lebih realistis sembari menanti perekonomian Italia membaik sebelum Serie A kembali dilanjutkan.

”Saya berbicara dengan Gabriele Gravina (presiden FIGC, Red) setiap hari serta membaca wawancaranya dengan La Repubblica,’’ kata Giovanni Malago, presiden CONI (Komite Olimpiade Italia) kepada Corriere dello Sport. ”Saya memahaminya bahwa dia ingin musim ini tuntas. Saya paham itu. Semoga pemerintah segera mengeluarkan keputusan resmi (kapan aktivitas olahraga bisa dilanjutkan, Red),” ujarnya. (*)