Kesulitan jika PD U-20 Dimajukan

21
Pekerja melakukan renovasi di Stadion Gelora Bung Tomo, 29 Juli lalu. Stadion tersebut akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. (jawapos.com)

Piala Dunia (PD) U-20 2021 terancam terganggu. Sebab, banyak agenda sepak bola seperti Piala Asia U-16 dan Piala Asia U-19 2020 mundur. Hal itu diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali saat menggelar jumpa pers virtual, Kamis (17/9). Menurut Zainudin, pelaksanaan kejuaraan tersebut merupakan kewenangan FIFA, sehingga Indonesia hanya bisa menunggu keputusan soal pelaksanaan Piala Dunia U-20 jika ada perubahan.

“Turnamen ini masih sesuai jadwal awal pada Mei dan Juli 2021. Hingga saat ini belum ada perubahan jadwal. Semua ini menjadi kewenangan FIFA, kalau nanti ada perubahan tentu kami akan melakukan penyesuaian,” kata Zainudin.

Menurut Zainudin, turnamen sepak bola di seluruh dunia mengalami penundaan untuk agenda tahun ini. Hal itu memang bisa mengancam mundurnya pelaksanaan turnamen sepak bola junior tersebut. “Kalau pelaksanaannya mundur, tidak menyulitkan bagi kami. Yang sulit itu jika Piala Dunia U-20 dimajukan. Tapi kami akan menunggu arahan dari FIFA saja,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga besok akan meninjau venue di Surabaya untuk memastikan progres persiapannya sudah sejauh mana. “Besok saya akan ke Surabaya melihat perkembangannya. Mudah-mudahan Piala Dunia U-20 masih sesuai jadwal awal,” ujar Zainudin.

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo telah mengesahkan Instruksi Presiden (Inpres) dan Keputusan Presiden (Keppres) Piala Dunia U-20 2021. Hal itu juga terungkap pada jumpa pers virtual tersebut.

“Semoga setelah adanya Inpres dan Keppres itu, semua pekerjaan dan persiapan semakin lancar,” kata Zainudin. Dia menambahkan, Inpres Nomor 8 tahun 2020 ini mengenai Dukungan Penyelanggaraan FIFA U-20 World Cup tahun 2021.

Sebagaimana siaran pers yang diterima JawaPos.com (grup Padang Ekspres), dalam Inpres tertanggal 15 September 2020 itu Jokowi memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), para gubernur, dan wali kota tempat laga Piala Dunia U-20 berlangsung agar mengambil langkah-langkah strategis untuk mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut.

Baca Juga:  Segera Tentukan Road Map Baru

Sebanyak 15 menteri lainnya juga disebutkan dalam Inpres. Ke-15 menteri itu adalah Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Perdagangan, Menteri PUPR.

Kemudian, Menteri Perhubungan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Menteri BUMN, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Menteri Pemuda dan Olahraga.
Presiden juga memberi perintah kepada Sekretaris Kabinet, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BPKP.

Keppres yang juga ditetapkan pada 15 September 2020 adalah Keppres Nomor 19 tahun 2020 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup tahun 2021. Panitia Nasional Penyelenggara Piala Dunia U-20 tahun depan itu disebut dengan ‘Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee’ (INAFOC) yang berkedudukan di Jakarta dan terdiri dari Panitia Pengarah dan Panita Pelaksana.

Ketua Panitia Pengarah dijabat oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, sedangkan Menteri Pemuda dan Olahraga menjadi Ketua Panitia Pelaksana INAFOC.

Lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bertugas sebagai Ketua Pelaksana bidang Sarana dan Prasarana. Sementara Ketua Umum PSSI menjadi Ketua Pelaksana Bidang Prestasi Tim Nasional Sepak Bola Indonesia.

Piala Dunia U-20 diadakan dari 20 Mei sampai 12 Juni 2021 di Indonesia. Turnamen digelar di Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang), Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali). Sesuai permintaan FIFA, setiap stadion harus dilengkapi dengan lima lapangan penunjang untuk tempat berlatih tim peserta dan wasit. (jpg)