Bukan karena Marquez Cedera, Mir Tegaskan Dirinya Pantas Juara

Pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir merayakan keberhasilannya menjadi juara dunia MotoGP 2020 di Valencia (15/11). (Lluis Gene/AFP)

Kesuksesan Joan Mir menyandang gelar juara dunia MotoGP tahun ini masih mengundang cibiran sejumlah kalangan. Mereka menilai pembalap Suzuki Ecstar itu menjadi juara berkat keberuntungan.

Sebab, pembalap Repsol Honda sekaligus juara bertahan Marc Marquez absen. Dia mengalami cedera patah tulang lengan di balapan perdana musim ini. Tepatnya di GP Spanyol 19 Juli lalu.

Sejak saat itu, juara dunia MotoGP empat musim terakhir tersebut harus istirahat total dalam 12 seri balapan sampai GP Valencia Minggu (15/11). Mir langsung menanggapi cibiran tersebut. Menurut dia, orang yang berpikiran seperti itu berarti tidak mengerti olahraga motorsport. Absennya Marquez memang sudah menjadi bagian dari perjalanan MotoGP musim ini.

“Aku sama sekali tidak pernah berpikir gelar ini tidak pantas aku raih hanya karena tidak ada Marquez yang cedera akibat ulahnya,” ucap pembalap asal Spanyol tersebut dilansir Motorsport.

Mir menuturkan, tidak ada pembalap lain di MotoGP yang menjadi penyebab insiden cederanya Marquez. Jadi, fakta bahwa musim ini Marquez tidak bisa tampil termasuk risiko yang harus ditanggung. Sebab, gaya balapnya memang selalu agresif.

Baca Juga:  Line-up Rider 2021 Lengkap, Savadori Masuk Entry List Aprilia

“Lalu, apakah absennya Marquez mengurangi nilai dari gelar ini? Jika memang demikian, akan banyak nilai gelar yang harus dikurangi dalam sejarah MotoGP. Gelar yang diraih seorang juara ketika pembalap unggulan pada musim tersebut terjatuh dan gagal juara,” jelas Mir.

Capaian yang diraih Mir membuat Suzuki memutus puasa gelar di kelas premium dalam 20 tahun. Dia kini menjadi pembalap keempat Spanyol yang sanggup menjuarai balapan motor kelas premier.

Tiga nama lain adalah Alex Criville, Jorge Lorenzo, dan Marquez. Dia juga tercatat sebagai satu di antara enam pembalap Suzuki yang mampu mempersembahkan gelar juara dunia kelas utama sepanjang sejarah pabrikan asal Jepang tersebut. Lima nama lain adalah Barry Sheene, Marco Lucchinelli, Franco Uncini, Kevin Schwantz, dan Kenny Roberts Jr.

Lebih fenomenal lagi, Mir menjadi jawara dengan hanya sekali menapak podium tertinggi di MotoGP musim ini. Tepatnya di GP Eropa pekan lalu. Mir bahkan tidak pernah meraih pole position sepanjang musim 2020. (irr/c14/bas/jpg)