Merasa Aman Tanpa Penonton, IBL Andalkan Useetv dan Live YouTube

15
ilustrasi IBL. (net)

Direktur Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah menyambut positif wacana menghadirkan penonton di event olahraga. Sebab, kehadiran penonton bisa memberikan dampak positif di berbagai aspek kompetisi.

Hanya, untuk saat ini, pihaknya belum memiliki rencana tersebut. ”Karena mengikuti protokol yang sudah dipresentasikan sejak awal,” ujarnya kepada Jawa Pos Jumat (16/4) lalu.

Junas melanjutkan, kalaupun ada perubahan kebijakan pemerintah untuk memperbolehkan, pihaknya bisa mempersiapkan. ”Namun, selama belum ada arahan resminya, kami belum dapat berspekulasi,” ucapnya.

Dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, menggelar ajang tanpa penonton disebutnya lebih aman. Sebab, jika dengan penonton, dikhawatirkan ada klaster baru yang muncul.

Apalagi, pihaknya pernah punya pengalaman terkait Covid-19. Yang mana, skuat Pelita Jaya Bakrie Jakarta sempat terpapar. Hal itu membuat mereka terlambat masuk gelembung.

Menurut dia, IBL yang merupakan kompetisi basket paling elite di Indonesia bakal mengandalkan penonton dari useetv dan live YouTube. Penonton secara daring sejauh ini cukup memuaskan.

Seperti saat laga Satria Muda Pertamina Jakarta melawan Prawira Bandung pada 11 Maret lalu. Laga tersebut memecahkan rekor penonton sebanyak 26.834 orang. (raf/c17/bas/jpg)

Previous articleBuka Siang Hari, Pemilik Warung Makan Ditegur
Next articlePantau Pasar Pabukoan, BBPOM tak Temukan Zat Berbahaya