Tugas Berat Timnas Indonesia U-16, Masuk Grup ”Neraka” Piala Asia

20
PSSI PERSIAPAN: Para pemain timnas Indonesia U-16 saat jalani sesi latihan sebelum jeda pandemi Covid-19. (Foto: IST)

AFC merampungkan undian Piala Asia U-16 2020 di kantornya, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (18/6) (lihat grafis). Timnas U-16 Indonesia tergabung di grup D alias pul neraka. Pasalnya, timnas Indonesia bakal berhadapan dengan tiga mantan juara, yakni Jepang, Tiongkok dan Arab Saudi.

Seperti diketahui, Jepang berstatus sebagai juara bertahan. Sebab pada edisi sebelumnya, Jepang sukses menjuarai Piala AFC U-16 di Malaysia, setelah menaklukkan Tajikistan di partai puncak dengan skor gol tipis 1-0.

Selain berstatus sebagai juara bertahan, Jepang juga tercatat sebagai negara yang paling banyak menjuarai kompetisi ini. Dikutip dari laman resmi AFC, Jepang telah merengkuh tiga kali juara. Yakni pada 1994, 2006, dan 2018.

Begitupun dengan tim raksasa Arab Saudi dan China. Keduanya juga pernah menjuarai Piala Asia U-16. Terhitung sejak 1985, skuat muda Arab Saudi dan China sama-sama telah mengoleksi dua gelar. Arab Saudi pada 1985 dan 1988, sedangkan China pada 1992 dan 2004.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia akan dihadapkan rintangan berat pada gelaran Piala Asia U-16 edisi 2020. Kendati begitu, timnas polesan Bima Sakti sejatinya sudah cukup mengenal China. Tepatnya saat bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, kedua tim berakhir dengan skor 0-0. Di akhir kualifikasi, China menjadi juara grup G. Sementara Indonesia lolos sebagai runner up.

Sayap Persija Jakarta U-16 yang juga merupakan penggawa timnas Indonesia U-16, Raka Cahyana Rizky, mengaku sudah mengetahui tentang hasil undian Piala Asia U-16 2020. Meskipun cukup tahu kiprah tim yang akan dihadapinya, Raka tidak menjadikan itu beban pikirannya.

“Yang terpenting saat ini adalah mempersiapkan diri dengan baik, dan berusaha semaksimal mungkin. Sehinga, nantinya kita bisa lolos dahulu dari babak grup,” ujar Raka seperti dilansir website resmi Persija.

Saat ini, katanya timnas U-16 sedang menjalani program latihan virtual yang diberikan coach Bima Sakti. “Ya masih tetap latihan virtual juga dengan coach Bima Sakti, untuk mempersiapkan turnamen ini. Sambil menunggu juga pelatnas berlangsung,” tambahnya.
Dalam ajang yang digelar di Bahrain pada November mendatang, Indonesia dan Australia U-16 menjadi wakil dari Asia Tenggara. Sebelumnya, mereka lolos dari babak kualifikasi yang digelar pada September 2019 lalu. (dkk/jpg)