Olympique Lyon vs Bayern Muenchen: Tak Percaya Lyon Beruntung?

Bayern Muenchen. (net)

Mengingat, sejarah, prestasi, hingga materi pemain, jelas Olympique Lyon tak sebanding dengan Bayern Muenchen. Khususnya di Liga Champions, kompetisi tertinggi antar klub di Eropa, di mana mereka akan bentrok pada babak semifinal Estadio Jose Alvalade, Lisbon, dini hari nanti (siaran langsung SCTV, pukul 02.00 WIB).

Les Gones –julukan Lyon- sejauh ini hanya mampu berkiprah hingga babak semifinal. Sementara Die Roten –julukan Bayern- sudah lima kali mencicipi gelar juara.
Bila merujuk pada perjalan musim ini, Die Roten juga jauh lebih meyakinkan. Dari sembilan laga, anak asuh Hans-Dieter Flick itu mampu menyapu bersih dengan kemenangan. Dahsyatnya, mereka mencetak 39 gol dan hanya kebobolan delapan kali.

Sedangkan Les Gones menderita tiga kekalahan, dua imbang, dan empat kali menang. Tim asuhan Rudi Garci itu memasukan 14 gol dan kemasukan 11. Menariknya, 14 gol Lyon itu, sama banyak dengan koleksi gol penyerang Bayern Muenchen, Robert Lewandowski, di Liga Champion musim ini.

Tapi jelas, Bayern tidak hanya Lewandowski. Buktinya, lihat saja saat mereka membantai Barcelona 8-2 pada babak perempat final beberapa hari lalu. Selain striker asal Polandia tersebut ada ada juga Thomas Mueller dan Philippe Coutinho yang mampu mencetak dua gol. Kemudian Ivan Perisic, Serge Gnabry, dan bahkan bek Joshua Kimmich juga mampu menciptakan gol.

Dikutip dari laman resmi Bayer Muenchen, gelandang mereka Corentin Tolisso mengungkapkan ini akan menjadi pertandingan besar dan sangat berbahaya bila meremehkan Lyon.

“Kami berbicara tentang semifinal Liga Champions dan saya tidak percaya sebuah tim bisa sejauh ini hanya karena keberuntungan, jadi baik rekan satu tim saya maupun saya tidak akan meremehkan mereka,” ucapnya.

Namun dia menekankan, usai mencukur Barcelona, mereka dalam dalam kondisi bagus, memainkan permainan hebat. “Saya pikir ini adalah hasil dari pekerjaan sehari-hari kami dalam latihan. Kami memiliki pemain kelas dunia yang saat ini dalam performa terbaik dan sangat sukses. Itu bagus untuk kami. Kami memiliki tim yang sangat lengkap dengan skuat yang bagus. Kami memiliki striker kelas dunia yang bekerja keras, seperti kami semua,” ungkap mantan pemain Lyon itu.

Baca Juga:  Senjata Tambahan dari Bangku Cadangan

Kewaspadaaan akan kekuatan Lyon yang mampu menyingkirkan Juventus dan Manchester City juga disampaikan kapten tim sekaligus kiper, Manuel Neuer. “Segalanya bergerak sangat cepat dalam sepakbola. Anda tidak bisa beristirahat lama, melihat ke belakang dan berkata, ’wow, lihat apa yang telah kita capai’. Sebaliknya, kami harus mengambil langkah berikutnya, kami harus menangani tugas berikutnya,” kata Neuer.

Dia menekankan, Lyon benar-benar tim yang sangat bagus secara taktik. Mereka memiliki pemain yang tajam. Itu terlihat kala laga kontra City. “Kami harus memastikan bahwa kami benar-benar terjaga. Setiap kesalahan dapat dihukum dengan cepat dan Anda segera keluar,” ujar kiper timnas Jerman tersebut.

Nah, paling tidak ada dua nama yang mesti diwaspadai Bayern dalam laga ini. Pertama penyerang Moussa Dembele yang pada laga kontra Manchester City lalu, mencetak dua gol. Di Ligue 1, pemain bernomor punggung 9 ini adalah pencetak gol terbanyak Lyon dengan koleksi 16 gol.

Selain dia, tandemnya di lini depan, Memphis Depay, juga harus diawasi. Meski tak setajam Dembele di Ligue 1, penyerang asal Belanda itu, garang di Liga Champions. Di musim ini dia telah mencetak enam gol.

Namun, kunci lain dari Lyon adalah kondisi fisik para pemainnya. Sebab itu, pelatih Lyon Rudi Garcia tak khawatir anak asuhnya akan kehabisan tenaga, kalau harus melalui panjang kontra Bayern.

Sebagaiman dikutip Football Italia, keyakinannya itu tak lepas dari keberadaan pelatih kebugaran mereka Paolo Rongoni. “Saya tidak khawatir kehabisan tenaga, karena kami memiliki pelatih kebugaran asal Italia (Paolo Rongoni, red) dan saya tahu kami akan bertahan dengan cemerlang,” ujarnya kepada Sky Sport Italia. (cip)