Garuda Nusantara Semakin Kuat

21
TERUS MELAJU: Selebrasi Marselino Ferdinan bersama rekannya usai membobol gawang Vietnam di kualifikasi Piala Asia AFC U-20 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya kemarin (18/9).(AHMAD KHUSAINI/JPG)

”Saya bangga kepada pemain atas kerja keras dan menang lawan Vietnam U-20 malam ini,” kata pelatih Timnas Indonesia U-20 Shin Tae-yong dalam sesi press conference setelah pertandingan.

Dia sangat senang. Menurutnya kemenangan atas Vietnam U-20 tadi malam dengan skor 3-2 sangat penting bagi Timnas U-20 ke depannya.

Selain bisa membalas kekecewaan atas tindakan tidak sportif Vietnam di Piala AFF U-19 lalu, kemenangan tersebut juga sekaligus memastikan satu tempat dalam Piala Asia U-20 tahun depan di Uzbekistan. “Kami bisa lebih percaya diri ke depannya. Kami bisa menang lawan Vietnam sekarang,” tegasnya.

Kebanggaan atas kerja keras Marselino Ferdinan dan kawan-kawan itu bukan tanpa alasan. Kemenangan tadi malam mematahkan semua rekor buruk Shin Tae-yong tiap kali bertemu dengan Vietnam di semua kompetisi kelompok umur.

Ini kali pertama pelatih asal Korea Selatan itu menang atas The Golden Stars -julukan Timnas Vietnam-. Plus kali pertama juga tim asuhannya berhasil mencetak gol ke gawang Vietnam.

Tiga gol Timnas U-20 dicetak oleh Marselino Ferdinan menit ke-60, M. Ferarri menit ke-69, dan Rabbani Tasnim menit ke-85. Dua gol dari Vietnam U-20 berasal dari gol bunuh diri Ferarri menit ke-69 serta gol dari serangan balik cepat Dinh Xuan Tien menit ke-79.

Mantan pelatih Timnas Korsel itu menyatakan, kemenangan atas Vietnam U-20 tadi malam kian menegaskan bahwa Garuda Nusantara semakin kuat. Salah satu buktinya meski sempat tertinggal dengan skor 1-2, pemainnya tetap tidak menyerah dan fokus menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.

“Dan kami akhirnya bisa membalikkan keadaan. Sekali lagi terima kasih kepada pemain, saya bangga,” katanya.

Baca Juga:  Bhayangkara FC dan Persija Lolos ke Final

Meski menang dan memastikan diri lolos ke Piala Asia U-20 tahun depan, dia mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Khususnya soal antisipasi serangan balik lawan yang jadi kelemahan Timnas U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 kali ini.

Tiga gol dalam tiga pertandingan, semua berawal dari serangan balik cepat lawan.
Pelatih berusia 51 tahun itu mengatakan sudah memberitahu pemain soal umpan-umpan lawan yang selalu diarahkan ke belakang garis pertahanan Indonesia U-20. “Tapi lini pertahanan selalu naik. Ini akan jadi bahan evaluasi kami,” ucapnya.

Di kubu lawan, pelatih Timnas Vietnam U-20 Dinh The Nam mengatakan anak asuhnya tidak bermain bagus tadi malam. Kelelahan dan mental yang jatuh jadi faktor terbesar anak asuhnya kalah. “Terutama ketika Indonesia U-20 berhasil menyamakan kedudukan dengan skor 2-2. Mental anak-anak jatuh dan tidak fokus lagi,” ujarnya.

Meski kalah, dia tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Dinh The Nam juga mengucapkan selamat kepada Timnas U-20 dan suporter yang sudah datang ke Stadion Gelora Bung Tomo tadi malam. “Suporter Indonesia sangat punya passion kepada tim kebanggaannya. Pertandingan yang sangat luar biasa,” terangnya.

Berada di posisi kedua klasemen akhir Grup F, Dinh The Nam tetap percaya Vietnam U-20 lolos ke Uzbekistan. Yakin masuk dalam lima runner-up terbaik dari sepuluh grup di Kualifikasi Piala Asia U-20. “Ada beberapa pertandingan yang belum selesai. Tapi saya optimis 80 persen kami bisa lolos ke Piala Asia U-20 tahun depan,” ungkapnya. (rid/ali/jpg)