Positif Korona, Tudingan Minta Kontrak 4 Tahun

Luis Suarez. (dok.jawapos.com)

Seiring kepindahan ke Atletico Madrid yang kontroversial di awal musim ini, pertemuan Luis Suarez dengan FC Barcelona akhir pekan nanti (22/11) tentu dinantikan. Sayang, laga di Wanda Metropolitano tersebut tidak akan melibatkan Suarez.

Hal itu seiring kabar bahwa Suarez terkonfirmasi positif Covid-19 saat bersama Uruguay dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmebol Selasa (17/11). Striker berjuluk El Pistolero tersebut sudah meninggalkan skuat Uruguay yang bermain melawan Brasil dalam matchday keempat kemarin pagi (18/11) untuk menjalani karantina mandiri.

“Selain Luis Suarez, ada Rodrigo Munoz (kiper, red) dan Matias Faral (media officer) yang terkonfirmasi positif korona. Ketiganya dalam kondisi sehat (orang tanpa gejala),” demikian bunyi pernyataan resmi AUF (PSSI-nya Uruguay) seperti dilansir ESPN.

Kasus tiga orang tersebut merupakan lanjutan dari bek kiri Matias Vina yang terjangkit korona sehari setelah Uruguay menang 3-0 atas Kolombia pada matchday ketiga (14/11). Sangat mungkin Vina sudah positif saat laga berlangsung sehingga membuat Suarez tertular.

Bagi Suarez, absen melawan Barca tentu mengecewakannya. Ambisinya untuk membuktikan diri bahwa dia belum habis di hadapan entrenador Barca Ronald Koeman belum kesampaian. Koeman adalah orang yang “mengusir” Suarez.

Baca Juga:  Rossi, setelah 15 Tahun yang Hebat

Tapi, berdasar program Onze di TV3 Selasa malam lalu, didepaknya Suarez juga lantaran konflik dengan Dewan Direksi Barca. Pemicunya adalah permintaan perpanjangan kontrak yang dianggap berlebihan dari El Pistolero.

Striker 33 tahun itu meminta durasi empat tahun atas kontrak lamanya yang habis per 30 Juni 2021. Permintaan Suarez dianggap dewan direksi berlebihan dan tidak realistis lantaran usianya saat ini yang sudah tidak muda lagi.

Terlepas dari itu, Suarez musim ini masih hebat. Dia sukses membukukan 5 gol dan 1 assist dalam sembilan laga di semua ajang. Juga membawa Atletico sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan di La Liga.

“Aku sedih dengan caraku pergi (dari Barca, red). Saat aku tak diinginkan, ada tim lain yang membutuhkanku dan aku senang berada di timku sekarang,” tutur Suarez kepada Marca bulan lalu. (io/c13/dns/jpg)