Rekrut Rossi Demi Stabilitas Performa

Valentino Rossi. (AFP)

Tim MotoGP Petronas Yamaha SRT identik dengan pebalap-pebalap muda. Tapi, kebiasaan itu dipatahkan di musim ini dengan merekrut pembalap gaek Valentino Rossi. The Doctor – julukan Valentino Rossi, membuka lembaran baru dalam karier balap profesionalnya, yakni bergabung dengan Petronas Yamaha SRT pada musim 2021.

Pembalap asal Italia itu menandatangani kontrak berdurasi satu tahun. Petronas SRT punya alasan di balik perekrutan Rossi. Pembalap berusia 41 tahun itu sarat pengalaman yang dibutuhkan Petronas SRT.

Petronas SRT ragu untuk merekrut pembalap-pembalap muda dari kelas Moto2 karena ingin ada stabilitas di MotoGP 2021 yang mungkin tidak berjalan normal seperti musim lalu.

”Merekrut Rossi adalah proporsi menarik. Tetapi, dia tetap harus dievaluasi berdasarkan musim balap yang normal. Karena musim 2020 tak normal, penting bagi tim kami untuk punya stabilitas pada 2021,” kata Kepala Tim Petronas SRT, Razlan Razali seperti dikutip GP One, Senin (18/1).

Sebab itu, Petronas SRT menjatuhkan pilihan pada Rossi yang berstatus legenda hidup MotoGP. Pemilik sembilan gelar juara dunia itu diharapkan bisa tampil apik untuk Petronas SRT pada musim depan.

Baca Juga:  Pelantikan Pengkot PSTI, Sekda: Harus Konsisten Lahirkan Prestasi

”Kami bisa saja menggaet pembalap Moto2, tetapi ini juga berarti kami tak tahu seberapa baik mereka akan tampil. Jadi, memang berisiko,” tutur Razali. ”Keputusan kami melirik Rossi karena dia sudah memahami motornya. Dia bisa memberikan stabilitas dan performa apik pada tim kami,” ujarnya.

Namun, ada risiko di balik keputusan Petronas SRT merekrut Rossi. Performa The Doctor tengah menurun dalam beberapa musim terakhir, sehingga Petronas SRT harus bekerja keras untuk membantunya agar bisa tampil apik di MotoGP 2021. (kw/jpg)