Demi Kesehatan, Politisi Demokrat Ini Dukung Tutup GOR Sabtu-Minggu

75

Pemerintah Provinsi Sumbar dan Kota Padang akan menutup aktivitas pada kawasan GOR H Agus Salim dan seputarannya pada Sabtu dan Minggu, 23-24 Januari 2021 mulai pukul 05.00-10.00.

Kebijakan tersebut dilakukan tindaklanjut hasil rapat koordinasi Polda Sumbar bersama Pemprov Sumbar dan Pemko Padang yang tergabung dalam Satgas Covid 19, di Mapolda Sumbar, Rabu (20/01/2021). Tujuannya, antisipasi penyebaran virus Covid-19 di Kota Padang.

Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar HM Nurnas menyambut baik kebijakan tersebut sebagai upaya preventif pemerintah bersama forkopimda demi mengantisipasi masyarakat terpapar virus korona.

Apalagi selama ini diketahui bahwa kawasan GOR H Agus Salim khususnya pada Sabtu-Minggu serta pada malam harinya menjadi sentral berbagai aktivitas masyarakat. Bukan saja sebagai tempat berolahraga, tapi juga tempat ngumpul serta berusaha.

“Tutup GOR H Agus Salim sementara waktu itu cukup positif dan pasti berdampak menekan penyebaran Covid-19. Karena kerumunan orang menjadi “makanan empuk” penyebaran virus korona, terutama dunsanak kita yang membawa virus dengan status OTG (orang tanpa gejala),” jelas Nurnas.

Politisi senior Partai Demokrat Sumbar itu menambahkan bahwa pemda bersama pihak Polda dan Satgas Penanganan Covid-19 mengambil keputusann tentu didasari statistik angka pasien terinfeksi Covid-19, khususnya di Kota Padang.

“Saya berharap kebijakan tutup GOR H Agus Salim sementara waktu yakni Sabtu-Minggu besok, didukung oleh masyarakat karena tujuannya untuk kesehatan dan kenyamanan masyarakat juga,” ujarnya.

Namun demikian, kata Nurnas, untuk olahraga personal seperti bersama keluarga serumah atau suami-istri tidak dilarang karena untuk kebugaran dan menjaga imun juga. Sebaiknya di sekitar tempat tinggal saja dulu.

Baca Juga:  Ingin Selesai di Waktu NormalĀ 

“Yang dilarang berolahraga dan beraktivitas di kerumunan orang atau beramai-ramai dengan orang lain. Kalau berolah raga pagi, bisa dilakukan satu orang atau berdua dengan suami atau istri, anak, seperti peregangan badan, lari atau jalan santai di sekitar lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujar Nurnas.

Dia mengajak masyarakat mulai dari keluarga untuk meningkatkan disiplin dan patuh selalu pada Protokol Covid-19.

“Jangan lupa untuk selalu istiqomah dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Semoga covid-19 ini segera berlalu dari bumi yang kita cintai ini,” imbaunya.

Nurnas juga minta Pemprov Sumbar tidak kendor dalam sosialisasi dan menerapkan perda terhadap warganya yang kini sudah banyak tak lagi memakai masker lagi di tempat-tempat umum.

“Lokasi yang berpotensi memicu kerumunan lainnya juga perlu diberikan atensi sehingga kebijakan bisa adil buat semua. Utamakan dulu dengan intens menegur warga yang tak bermasker,” imbuhnya.

Hal serupa disampaikan Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar Adrian Tuswandi. Menurutnya, petugas dari Satgas Covid-19 secara preventif harus intens mengawal disiplin prokes ini di tempat-tempat umum. Apalagi sudah ada perdanya.

“Di Yogya itu, Satpol PP selalu ada di tempat-tempat umum seperti trotoar pasar, sekitar pusat perbelanjaan dan keliling ke tempat-tempat biasa warga nongkrong. Jika kelihatan warga tak memakai masker, dengan santun mereka mengingatkan agar segera memakainya. Jika membandel, baru terapkan sanksi yang ada di perda,” ujar Adrian yang akrab disapa Toaik.(idr)