AS Roma Hemat Rp 503,1 M

Skuat AS Roma menunjukkan kepahaman mereka terhadap kondisi keuangan klub di tengah pandemi Covid-19 saat ini. (AFP)

AS Roma sudah meniadakan empat bulan gaji pemainnya. Itu terhitung mulai Maret sampai Juni nanti. Efeknya, Roma dapat berhemat EUR 30 juta (Rp 503,1 miliar).

Penghematan itu didapat dari gaji yang seharusnya dibayarkan empat bulan kepada Edin Dzeko dan kawan-kawan. Persentasenya pun lumayan, mencakup lebih dari 30 persen dari budjet penggajiannya per musim selama 2019–2020 ini. Padahal, bujet EUR 90 juta (Rp 1,51 triliun) sudah menjadikan Roma sebagai klub terbesar kedua beban penggajian pemainnya di Serie A.

Hanya Juventus yang lebih besar dari Roma untuk pengeluaran gaji pemainnya musim ini. Atau, sebesar EUR 137 juta (Rp 2,29 triliun). ”Dzeko, seluruh pemain, dan (Paulo) Fonseca (pelatih Roma) telah menunjukkan bahwa mereka benar-benar memahami apa yang harus dilakukan klub. Terima kasih atas gerakan luar biasanya terhadap semua karyawan kami,” ucap CEO Roma Guido Fienga dilansir laman Forza Roma.

Nantinya, potongan gaji itu digunakan untuk menutupi kekurangan upah karyawan klub. Dengan begitu, karyawan klub masih bisa mendapatkan gaji penuhnya selama pandemi Covid-19 ini. Jumlahnya disebut-sebut mencapai 200 orang. ”Kami sadari ini belum cukup untuk mengatasi konsekuensi ekonomi dari situasi darurat saat ini,” sambung Fienga.

Di Serie A, sudah ada empat klub yang memotong gaji pemainnya. Meski, yang dilakukan Parma dan Cagliari tak seperti Juve dan Roma. Parma meniadakan gaji bulan ini saja. Sementara itu, Cagliari meniadakan dua bulan gaji mulai Maret. Tapi, dibandingkan Juve dan Roma, beban gaji dua klub tersebut tak begitu tinggi.

Di sisi lain, di luar Serie A, belum ada klub lain yang menghapus gaji sampai empat bulan seperti Juve dan Roma. Xavi, misalnya. Dia memotong 40 persen gajinya sebagai pelatih di klub Qatar Al Sadd. Dengan persentase potongan gaji lebih kecil sebesar 30 persen, Watford bersiap memotong gaji pemainnya pekan ini. Lebih kecil 5 persen dari permintaan klub.

Persentase yang sama dilakukan West Ham. Setidaknya persentase itu masih lebih besar ketimbang yang diputuskan Chelsea dan Arsenal yang sama-sama masuk dalam top 10 klub dengan beban gaji terbesar Premier League. Persentase 10 persen potongan gaji didapatkan Cesar Azpilicueta dan kawan-kawan. Yang lucu, skuat Arsenal masih terpecah antara setuju atau tidak gajinya dipotong 12,5 persen. (*)