Atlet Binaan FKKSPG Ikuti 4 Cabor di Kancah PON XX Papua

11

Belasan atlet binaan Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG) yang mewakili Sumbar pada ajang PON XX Papua, telah dilepas Rabu (22/9/2021).

Para atlet ini mengikuti pertandingan pada cabang olahraga angkat berat 5 orang, cabor senam 5 orang, dari Perguruan Silat Sakato Semen Padang sebanyak 2 orang, dan cabor karate 1 orang.

Pelatih Cabor Senam binaan Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group, Khairan Basar mengucapkan terima kasih kepada FKKSPG yang telah memfasilitasi para atlet untuk berlatih, sehingga lima orang atlet binaan FKKSPG bisa mewakili Sumbar pada ajang PON Papua.

“Dari lima atlet yang dikirim, kami pun menargetkan bisa membawa satu medali emas pulang ke Sumbar. Target tersebut, juga sesuai dengan target dari KONI Sumbar. Namun begitu, kami pun berusaha untuk bisa melampaui target tersebut,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan pelatih cabor angkat berat FKKSPG Nanda Talembanua. Kata dia, dari lima atlet binaan FKKSPG yang dikirim mewakili Sumbar, sebanyak tiga atlet diharapkan dapat meraih medali emas.

“Kami optimistis bisa meraih tiga medali emas. Dan tentunya, target tersebut tidak terlepas dari dukungan FKKSPG dan PT Semen Padang yang telah memberikan pembinaan kepada atlet angkat berat,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua FORKI Andre Rosiade: Karateka Sumbar Fadila Rahmi Raih Perak

Mantan atlet angkat berat yang pernah memecahkan rekor terbesar dalam sejarah cabor angkat berat dunia pada ajang kejuaraan di London, Inggris itu, juga menyebut bahwa atlet angkat berat binaan FKKSPG yang berangkat ke PON Papua ini merupakan masyarakat lingkungan PT Semen Padang.

“Mereka berlima ini saya bina sejak dari nol. Mudah-mudahan, target tiga medali emas itu dapat terwujud. Mohon doa dan dukungan dari FKKSPG dan PT Semen Padang,” kata Nanda.

Pembina Perguruan Silat Sakato Semen Padang Dedi M. Shidiq juga mengucapkan terima kasih kepada FKKSPG dan PT Semen Padang yang telah memberikan fasilitas pelatihan untuk atlet Perguruan Silat Sakato Semen Padang, sehingga dua orang atletnya bisa meraih tiket ke PON setelah sebelumnya, meraih medali Perak di ajang Pra-PON.

“Kedua atlet yang berangkat PON Papua ini dibina dari nol di Perguruan Silat Sakato Semen Padang. Target kami, kedua atlet yang turun di cabor silat untuk kategori Ganda Putri ini juga bisa meraih medali emas,” katanya.(*)