Genoa vs Inter Milan 0-3: Terbaik Sejak 2011

MONCER: Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku musim ini telah mencetak 23 gol di pentas Seri A. (AFP)

Saling salip di peringkat dua klasemen sementara antara Atalanta dan Inter Milan terus terjadi saat Serie A hanya menyisakan beberapa giornata lagi. Setelah digusur Atalanta pada giornata 35, Inter kembali ke peringkat dua pada giornata 36.

Ini setelah Samir Handanovic dan kawan-kawan menggebuk Genoa tiga gol tanpa balas di Stadion Luigi Ferraris, dini hari kemarin. Tiga gol tersebut dibukukan dua penyerang yang didatangkan dari Manchester United awal musim ini. Yakni Romelu Lukaku (34’ dan 90+3’) dan Alexis Sánchez (82’)

Dengan tambahan tiga poin, Nerazzurri kini unggul satu poin dari Atalanta (76-75). Mereka pun memangkas jarak jadi empat poin dari pemuncak klasemen Juventus yang baru akan menjalani laga ke-36 mereka dini hari tadi kontra Sampdoria.

Namun, peluang Inter untuk mengejar Juventus memang cukup sulit. Pasalnya, anak asuh Antonio Conte itu hanya memiliki dua pertandingan sisa. Masing-masing lawan Napoli (29/7) dan Atalanta (2/8). Sementara bila Juventus menang dini hari tadi, mereka akan mengunci gelar scudetto kesembilan secara beruntun.

Meskipun demikian, raihan 76 poin saat ini merupakan yang terbaik sejak musim 2010-2011. Selain itu, sejauh ini La Beneamata –julukan Inter Milan- menjadi tim dengan pertahanan terbaik. Mereka baru kebobolan 36 gol. Di lini serang, Romelu Lukaku dan kawan-kawan menjadi tim tersubur kedua dengan koleksi 77 gol. Berjarak 19 gol dengan Atalanta yang jadi tim paling subur.

“Angka-angka itu terlihat klinis dan membuat nyaman. Para pemain menampilkan beberapa performa apik. Tentu saja, kami dapat dan harus berkembang. Akan tetapi, saya harus mengucapkan selamat kepada para pemain atas kerja keras yang telah mereka lakukan. Kami memiliki pemain-pemain hebat di sini yang siap bekerja keras dan tak kenal menyerah,” ucap Conte dikuti laman resmi klub.

Hanya saja, eks pelatih Chelsea itu mengakui, terdapat penyesalan akan hasil dalam beberapa laga. “Namun sayangnya akan ada masa-masa saat Anda meraup sedikit poin dari yang selayaknya. Saya pikir, hal tersebut terjadi kepada kami pada tahun ini,” katanya.

Tapi dia menekankan, tim asuhannya perlu menyelesaikan musim ini dengan cara terbaik. Para fans dan tim pantas mendapatkan hal itu.

“Statistik begitu penting dan saya ingin mereka untuk terus mengaplikasikan kerja keras yang sama seperti yang telah dilakukan hingga akhir musim. Oleh karena itu, ambisi kami yaitu mengakhiri musim ini di peringkat setinggi mungkin. Kami tidak begitu berharap dapat menjuarai liga, akan tetapi kami harus merasa lapar untuk dapat menduduki peringkat setinggi mungkin,” paparnya.

Bagi Crsitiano Brigahi yang memberi assist untuk gol pertama Lukaku dalam pertandingan tersebut, kemenangan atas Genoa merupakan satu hal yang penting. “Ini adalah masa yang sulit bagi semua orang, dengan tim-tim besar juga kehilangan poin. Kami kembali ke posisi kedua dan ingin terus melakukannya sebaik yang kami bisa,” tutur pemain yang musim ini telah membukukan lima assist itu kepada Inter TV.

Dia pun bertekad, untuk mengakhiri Serie A musim ini dengan enam poin tambahan sebelum Europa League dimulai. “Kami merasa yakin, dan baik. Penting bagi seluruh tim untuk merasakan energi ini, karena faktanya semua orang telah menunjukkan bahwa mereka siap ketika dipanggil,” ucap Biraghi.

Sementara itu, Napoli yang akan menjadi lawan Inter Milan pada laga berikutnya juga meraih kemenangan dini hari kemarin. Anak asuh Gennaro Gattuso itu membekuk Sassuolo 2-0 di Stadion San Paolo, Naples. Dua gol tersebut dicetak Elseid Hysaj (8’) dan Allan (90+4’). Total mereke kini memliki 59 poin dan berada di peringkat 7 klasemen sementara.

Meski masih berada di luar zona Eropa, Lorenzo Insigne dan kawan-kawan sudah memastikan satu tiket Liga Eropa musim depan. Yakni lewat keberhasilan mereka memenangi Coppa Italia musim ini.

Partenopei –julukan Napoli- juga masih bisa berlaga di Liga Champions musim depan. Tapi syaratnya cukup berat. Mereka harus memenangkan Liga Champions musim ini, di mana pada 9 Agustus mendatang akan berhadapan dengan Barcelona pada leg kedua babak 16 besar. Sebelumnya, di leg pertama di kandang sendiri, Napoli bermain imbang 1-1.

“Barcelona memainkan sepak bola yang sama dengan Sassuolo, tetapi jelas dengan kualitas yang jauh lebih baik. Jadi kami harus lebih berhati-hati pada detail ketika kami menghadapi mereka di Liga Champions,” tukas Elseid Hysaj dikutip Football Italia. (cip)