PB Lemkari Bidik Prestasi Dunia, Leonardy: Aktifkan Pengurus dan Dojo

97

Pengurus Provinsi (Pengprov) Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) di seluruh Indonesia diharapkan mengaktifkan lagi cabang dan dojo-dojo. Dojo pun diminta tetap latihan di masa pandemi Covid-19.

“Dengan cara ini diharapkan PB Lemkari kembali menuai prestasi tingkat dunia. Lemkari kembali menghasilkan atlet berprestasi dunia,” kata Ketua Umum PB Lemkari, Leonardy Harmainy Datuk Bandaro Basa usai pelantikan pengurus PB Lemkari Periode 2020-2024, Kamis (29/10/2020).

Pelantikan tersebut dihadiri secara fisik di Jakarta dan Padang serta dihadiri secara daring dari seluruh Indonesia,  bahkan di Ukraina.

“Pengurus yang baru dilantik harus menjadikan PB Lemkari yang akur, rukun untuk meraih prestasi berdasarkan anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan sumpah karate. Untuk itu kita harus memperkuat pengurus provinsi, pengurus cabang dan memperbanyak dojo,” ujar Leonardy.

Leonardy menegaskan memperbanyak dojo ini adalah program prioritas, di samping memperbanyak pelatih dan guru-guru. Mereka yang terhimpun di dewan guru yang secara keilmuan dan teori olahraga karate mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi untuk disumbangkan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Hal itu disebabkan keinginan kita atlet PB Lemkari kembali berprestasi di tingkat dunia. Kita sumbangkan untuk negara kita ini para atlet yang menjadi juara-juara dunia,” tegasnya.

Ke depan, sesuai Anggaran Rumah Tangga di PB Lemkari periode 2020-2024, majelis sabuk hitam harus memiliki dojo. Minimal dojo itu memiliki murid (kohai) sebanyak 20 orang. Bakal diterapkan untuk kenaikan sabuk hitam, dia harus memiliki dojo. Apalagi dulunya pemilik sabuk biru dan coklat saja sudah memiliki dojo.

“Makanya kita optimistis akan rumbuh dojo sebanyak-banyaknya dalam waktu dekat,” ungkapnya optimis.

Dojo-dojo diminta Leonardy kembali aktif berlatih dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Leonardy yang juga senator asal Sumbar itu mencontohkan di acara pelantikan tadi ada permainan kata dan komite. Kata dan komite bisa dilakukan dengan memakai masker. Apalagi jika hanya latihan biasa.

“Jadi latihan tetap bisa dilakukan. Yang penting pakai masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan. Latihan terus, tetap semangat semoga dari dojo yang mulai aktif kembali lahir para juara dunia. Martinel bisa kenapa kita tidak bisa,” harap Ketua Badan Kehormatan DPD RI periode 2020-2024 itu.

Baca Juga:  Kendalikan Inflasi, Leonardy: Perlu Penggemukan Sapi dan Bibit Jengkol

Lebih jauh dia menyatakan yang dimaksud mengumpulkan asa menuai prestasi itu adalah mengumpulkan asa atau harapan-harapan dengan membesarkan dojo demi menuai prestasi yang mengharumkan nama bangsa.

Tak lupa, harapan dan semangat yang tumbuh pada jiwa anak bangsa itu kita sematkan nasionalisme.

Ke depan pun, senioritas yang mulai hilang, bakal dihidupkan lagi karena di organisasi beladiri Lemkari ada proses belajar dan mengajar, ada yang melatih dan berlatih. Dengan cara ini harmonisasi, keseimbangan, keselarasan akan tumbuh.

“Kita pun bakal dorong pengurus provinsi dan cabang di seluruh Indonesia membina hubungan harmonis dengan pemerintah daerah, KONI, Forki dan organisasi olahraga beladiri lainnya.

Mantan Ketua Umum PB Lemkari periode 2016-2020, Yuddy Chrisnandi menghargai keputusan pengurus harian PB Lemkari periode 2020-2024 yang tetap mempercayakan dia turut dalam upaya meraih kembali kegemilangan Lemkari.

Di kepengurusan yang baru dilantik, nama Yuddi tertera sebagai Ketua Dewan Panasihat.

Dia sangat berharap, di bawah kepemimpinan Leonardy, Lemkari semakin jaya dan gemilang.

“Dari tadi saya lihat, banyak potensi-potensi, harapan, semangat dan kekuatan baru yang diharap bisa mewujudkan semua itu,” ungkapnya.

Mantan Ketua Pengprov Sumbar, Firdaus Ilyas yang kini dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum I dalam kepengurusan PB Lemkari periode 2020-2024 pun menyatakan optimismenya akan kepemimpinan Leonardy.

Dalam Kongres XV PB Lemkari yang memilih Leonardy secara aklamasi terlihat bagaimana harapan pengprov di Indonesia untuk perbaikan organisasi ke depannya.

“Beliau diharapkan mengaktifkan kembali pengprov-pengprov di seluruh Indonesia,” ujar Firdaus Ilyas.

Firdaus pun mengungkapkan keprihatinannya saat melihat keaktifan pengprov di Kongres XV PB Lemkari pada 20 Agustus 2020 lalu hanya 31 pengprov yang masih aktif.

“Kita harapkan kepada Bapak Leonardy untuk bisa mengembalikan pengprov seluruh Indonesia menghidupkan organisasinya kembali,” ujarnya.(rel)