Namun, tidak ada waktu untuk merayakan momen sukacita itu. Sebab, besoknya (15/4) dia sudah berada di Surabaya. Ady bahkan masuk line-up dalam laga kontra Persebaya Surabaya kemarin sore.
Lalu, mengapa dia terburu-buru bergabung dengan tim?. “Memang ini (bergabung dengan tim) adalah keinginan saya sendiri. Karena sebelum nikah, saya sudah komitmen untuk langsung gabung dengan tim di Surabaya,” kata pemain yang sempat menyandang ban kapten Persebaya itu kepada Jawa Pos.
Ady harus tega kepada sang istri. Sebab, setelah resepsi, dia langsung terbang ke Surabaya. Dia menyatakan sudah berkomunikasi dengan sang istri soal itu. “Ya, berat enggak berat sih (meninggalkan istri setelah resepsi). Tapi sebelumnya, saya sudah bilang ke istri kalau saya akan langsung gabung tim setelah resepsi,” ungkap Ady.
Ady memastikan tidak akan kembali ke Bima dalam waktu dekat. Dia bakal tetap bergabung dengan tim. Lantas, apakah tidak ada rencana bulan madu? “Rencana bulan madu harus ditunda dulu. Karena saya harus fokus dengan Dewa United. Saya fokus ingin membawa tim lolos empat besar. Kalau bulan madu, bisa nanti-nanti kan,” beber pemain kelahiran 10 September 1994 itu. (gus/c6/ady/jpg)
Editor : Novitri Selvia