Gol tunggal dicetak oleh Endrick, yang kembali menunjukkan ketajamannya dalam ajang ini.
Meskipun Los Blancos lebih fokus pada La Liga dan Liga Champions, mereka tetap tampil solid dan efektif di kedua kotak penalti. Andriy Lunin tampil gemilang di bawah mistar.
Real Sociedad, yang tampil penuh intensitas, memiliki beberapa peluang emas, terutama lewat Mikel Oyarzabal, tetapi gagal memanfaatkannya.
Reaksi Endrick dan Ancelotti
Dalam wawancara dengan Real Madrid TV, Endrick mengungkapkan kegembiraannya atas gol yang dicetaknya serta ambisi tim untuk memenangkan Copa del Rey.
Baca Juga: Reaksi Amorim & Maguire Setelah Man United Menang 3-2 atas Ipswich Meski Bermain 10 Pemain
"Pertandingan sulit, ini Copa yang semua ingin memenangkannya, termasuk kami. Bermain di sini tidak mudah, tetapi kami berhasil menang 0-1, hasil yang bagus karena leg kedua ada di kandang. Sekarang kami fokus ke laga melawan Betis, dan saat leg kedua tiba, kami akan berjuang untuk Copa karena kami ingin memenangkannya," ujar Endrick.
Pemain muda Brasil itu juga menjelaskan proses terjadinya gol.
"Saya memulai permainan dengan mengoper bola ke Vini (Vinicius Junior) dan Vini ke Jude (Bellingham). Saya melihat lapangan terbuka, Jude mengumpan bola dengan baik, saya mengontrolnya dan melepaskan tembakan. Bagi saya, itu adalah gol yang hebat dan saya suka mencetak gol karena saya ingin membantu tim. Saya sangat senang dengan kemenangan dan gol ini," jelasnya.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Carlo Ancelotti mengungkapkan kepuasannya terhadap kinerja tim, meskipun melakukan beberapa rotasi.
Baca Juga: 8 Hobi yang Diam-diam Dimiliki Orang Sukses, Apa Kamu Punya Salah Satunya?
"Tim dalam kondisi sangat baik. Kami melakukan rotasi, tetapi tetap solid, kompak, dan saling membantu. Saya rasa kami tampil bagus meski ada beberapa perubahan. Endrick memberikan kontribusi besar dengan gol fantastisnya, dan Arda bekerja sangat baik dalam perannya, terutama dalam aspek defensif," kata Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu juga menjelaskan alasan mengganti Marco Asensio di tengah laga.
"Saya mengganti Asensio karena kartu kuning dan juga karena ia terlihat terpengaruh setelah mendengar nyanyian 'Asensio, mati saja'," ungkapnya.
Terkait siapa yang akan menjadi kiper di final jika Madrid lolos, Ancelotti menegaskan bahwa Lunin tetap menjadi pilihan utama di semifinal.
"Lunin bermain di semifinal karena dia kiper yang sangat andal, dia tampil sangat baik. Membuka perdebatan soal final saat ini rasanya terlalu dini," ujarnya.
Kontroversi Wasit dan Cedera Ceballos
Real Sociedad sempat merasa dirugikan oleh keputusan wasit Sanchez Martínez, terutama dalam beberapa insiden di kotak penalti yang tidak berujung penalti.
Di sisi lain, kemenangan Madrid sedikit ternoda oleh cedera yang dialami Dani Ceballos di penghujung laga.
Sang gelandang tampak kesakitan setelah benturan keras di lutut kanannya, yang bisa menjadi pukulan bagi Madrid menjelang jadwal padat mereka.
Baca Juga: Tak Suka Punya Teman Dekat di Tempat Kerja? Mungkin Kamu Punya 8 Sifat Ini!
Dengan kemenangan ini, Real Madrid memiliki modal berharga sebelum leg kedua di Santiago Bernabeu pada April mendatang. Kini fokusnya La Liga dan Liga Champions.
Sementara itu, Real Sociedad dipastikan akan tampil habis-habisan untuk membalikkan keadaan dan mengincar tiket ke semifinal.(*)
Editor : Heri Sugiarto