Baby Widiajaya, sekretaris DB Mania, menjelaskan alasan pemilihan tema bajak laut. Menurutnya, tema tersebut erat kaitannya dengan semangat laut yang identik dengan keberanian, kerja sama, dan solidaritas.
“Kami ingin membawa suasana segar. Bajak laut identik dengan keberanian, kerja sama, dan solidaritas, sama seperti yang kami harapkan dari tim kami di lapangan,” ujar Baby Widiajaya, Minggu (17/8) WIB.
Untuk mewujudkan konsep tersebut, DB Mania melakukan persiapan intensif. Latihan koreografi digelar selama satu bulan penuh dengan jadwal padat.
Baby menegaskan, persiapan panjang ini bertujuan agar penampilan mereka maksimal, sekaligus memberi dukungan penuh kepada tim basket SMA Don Bosco Padang.
“Persiapan panjang kami lakukan agar penampilan tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan energi untuk tim basket,” tambahnya.
Koreografi Masih Dirahasiakan
Meski sudah berlatih intensif, DB Mania masih menutup rapat detail koreografi yang akan ditampilkan. Baby menyebut hal itu sebagai strategi agar penonton dan juri merasakan kejutan langsung di arena.
“Kami ingin memberikan kejutan di lapangan. Intinya, kami sudah menyiapkan sesuatu yang berbeda,” tegasnya.
Strategi kerahasiaan ini juga diharapkan bisa menambah daya tarik dan memperbesar peluang DB Mania meraih predikat best suporter.
Harapan untuk Tim Basket
DB Mania tidak hanya menargetkan predikat suporter terbaik. Baby menegaskan bahwa harapan besar juga tertuju kepada tim basket SMA Don Bosco Padang agar mampu menjadi juara utama di DBL tahun ini.
“Kami ingin bukan hanya suporter yang terbaik, tetapi juga tim basket kami bisa meraih juara satu,” ucapnya.
Dengan kekompakan dan semangat juang tinggi, DB Mania optimistis mampu mencuri perhatian penonton di GOR Prayoga Padang.
Kehadiran DB Mania dengan konsep berbeda ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam gelaran DBL 2025. Penonton kini menunggu, seperti apa kejutan koreografi bajak laut yang akan ditampilkan.(Mg9/mg8/yud)
Editor : Heri Sugiarto