Pertandingan yang juga disaksikan langsung Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe dari tribun ini, menjadi salah satu laga paling taktis dan menegangkan sejauh turnamen berlangsung.
Hasil ini membuat Maroko tetap di puncak klasemen Grup A, namun belum memastikan tiket ke babak 16 besar.
Sejak peluit pertama, Maroko tampil dominan. Dengan Brahim Díaz sebagai pusat kreativitas dan penetrasi serangan oleh Achraf Hakimi, tuan rumah menekan Mali di wilayah mereka sendiri pada 30 menit pertama.
Tekanan ini membuahkan hasil melalui serangan yang terorganisir dengan baik, dan membawa Maroko unggul berkat gol Brahim Díaz jelang jeda pertandingan.
Selepas turun minum, Mali melakukan penyesuaian strategi di bawah arahan Tom Saintfiet. Tekanan yang meningkat membuahkan penalti pada menit ke-64 setelah wasit meninjau pelanggaran Jawad El Yamiq melalui VAR.
Eksekusi penalti oleh Lassine Sinayoko berhasil menyeimbangkan skor menjadi 1–1, yang bertahan hingga peluit akhir.
Hasil imbang ini membuat Maroko tetap memimpin Grup A dengan empat poin, sementara Mali mengumpulkan dua poin dari dua laga beruntun imbang.
Laga terakhir grup akan menentukan nasib kedua tim: Maroko menghadapi Zambia, sedangkan Mali bersaing dengan Comoros untuk peluang lolos ke babak 16 besar.(*)
Editor : Heri Sugiarto