Reaksi keras publik tuan rumah sudah muncul sejak pertengahan babak pertama, berlanjut saat turun minum, hingga peluit panjang dibunyikan.
Puncak kemarahan suporter terjadi setelah gol penentu Callum Wilson pada menit ke-90+3 yang memastikan kemenangan 2-1 untuk West Ham United. Dari tribun South Stand, chant “you’re getting sacked in the morning” menggema dan diarahkan langsung kepada pelatih Spurs, Thomas Frank.
Menurut analisis jurnalis The Athletic, Jack Pitt-Brooke, momen tersebut menandai titik balik relasi Frank dengan pendukung Tottenham. Jika sebelumnya kekecewaan suporter masih terbagi kepada pemain, wasit, maupun performa tim secara umum, kali ini sasaran amarah mengerucut kepada sang pelatih.
Situasi itu terlihat jelas selepas pertandingan. Sejumlah pemain Tottenham masih mendapat aplaus ketika menghampiri tribun untuk berterima kasih kepada suporter. Namun hal berbeda dialami Frank. Setiap kali sosok pelatih asal Denmark itu tertangkap pandangan fans, cemoohan kembali terdengar.
Meski berada dalam tekanan besar, Frank menegaskan dirinya masih mendapatkan dukungan penuh dari manajemen klub. Ia merujuk pada surat terbuka CEO Tottenham Hotspur, Vinai Venkatesham, yang dimuat dalam matchday programme laga tersebut.
Dalam surat itu, Venkatesham menjabarkan langkah-langkah yang tengah ditempuh klub untuk memperbaiki situasi. Frank pun mengibaratkan proses tersebut sebagai upaya jangka panjang.
“Ini seperti memutar kapal supertanker ke arah yang benar,” ujar Frank, seperti dikutip dari The Guardian. “Ada banyak tanda positif di balik layar dan juga dari beberapa penampilan di lapangan. Namun tentu saja, jika kami kalah di menit-menit akhir melawan rival, itu akan sangat emosional dan memicu banyak kegaduhan,” katanya.
Sementara itu, kapten sekaligus bek tengah Tottenham, Cristian Romero, mengakui performa timnya belum konsisten sepanjang musim. Pemain tim nasional Argentina tersebut menilai naik-turun performa menjadi masalah utama Spurs.
“Kami kadang bermain sangat bagus, tapi di laga lain bisa sangat buruk. Kami tidak bisa terus seperti ini,” ujar Romero kepada Football London.
Kekalahan dari West Ham semakin memperbesar tekanan terhadap Tottenham dan staf pelatih, di tengah tuntutan suporter akan konsistensi performa dan hasil positif dalam persaingan Liga Inggris. (jpg)
Editor : Adetio Purtama