Pertandingan ini menjadi momentum bagi Bali United untuk kembali ke jalur positif setelah pada pekan sebelumnya kalah 2-3 dari Persik Kediri. Kekalahan tersebut menghentikan tren enam laga nirbobol tim.
Hingga pekan ke-19, Bali United mencatat tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang, dan lima kekalahan dengan total 28 poin. Catatan itu menempatkan mereka di posisi kedelapan klasemen sementara.
Sementara itu, Persebaya datang ke Bali dengan modal hasil imbang 1-1 melawan Dewa United Banten FC. Tim tersebut kini berada di posisi kelima klasemen dengan 32 poin hasil dari delapan kemenangan, delapan hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Pertemuan ini menjadi laga kedua kedua tim pada musim 2025/2026. Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya meraih kemenangan 5-2 atas Bali United pada Agustus tahun lalu.
Kapten Bali United, Ricky Fajrin, menegaskan pentingnya fokus menghadapi pertandingan. Ia menyebut tim harus menjadikan hasil sebelumnya sebagai evaluasi.
Menurutnya, seluruh pemain telah menjalani persiapan dengan baik. "Kami belajar menjadi lebih baik. Kami selalu berusaha belajar dari kesalahan untuk terus memberikan yang terbaik di laga ini," katanya.
Ricky menyatakan kesiapan tim untuk tampil maksimal di hadapan suporter. Ia berharap dukungan penonton dapat menambah motivasi pemain dalam upaya meraih hasil positif pada laga kandang tersebut.
"Semoga pendukung bisa memberikan motivasi dan semangat di pertandingan sehingga bisa meraih hasil positif," ungkap Ricky Fajrin.(*)
Editor : Heri Sugiarto